Derik
Ketua DPC Hanura Kota Kendari, Muhammad Yahya, menyambut kedatangan Derik saat mendaftar sebagai Bakal Calon Pilwali Kota Kendari. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com РMuhammad Zayat Kaimoeddin atau biasa disapa Derik resmi mendapatkan rekomendasi Partai Hanura untuk bertarung pada Pilwali Kendari 2017.

Derik mampu menyisihkan tiga kandidat kuat, Abdul Rasak, Andi Musakkir Mustafa, dan Adriatma Dwi Putra atau ADP.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang, DPC Hanura Kota Kendari Muhammad Yahya mengatakan, Dewan Pimpinan Pusat, DPP Hanura telah mengeluarkan surat keputusan atau SK untuk mengusung Derik di Pilwali Kota Kendari.

“Keputusan DPP keluara Rabu kemarin,” ungkap Yahya kepada Kabarkendari.com, Jumat 5 Agustus 2016.

Keputusan ini, kata dia, tidak akan berubah, meskipun Derik belum mendapatkan pintu partai lain untuk mencukupi syarat mengusung calon. Sebab, yang memutuskan langsung rekomendasi ini adalah DPP.

“SK itu tidak keluar dua kali. Ini mandat sudah untuk Derik. Tidak mungkin berubah,” katanya.

Setelah adanya rekomendasi ini, lanjut Yahya, Derik sudah harus memperjelas koalisinya. Hanura sendiri, kata dia, belum berpikir lain-lain dengan sikap partai yang lain.

“Kalau Derik belum dapatkan pintu lain, maka itu urusan dia. Yang jelas, Hanura telah mempercayakan pintu ke Derik,” tekannya.

Namun demikian, Derik tidak akan sendiri dalam melobi partai lain. Hanura siap mendampingi Derik dalam melakukan komuni politik.

“Hanura akan dampingi Derik komunikasi dengan partai lain. Beliau juga intensif komunikasi dengan partai lain,” ujarnya.

Dia menuturkan, pihaknya juga belum bjsa berbicara upaya pemenangan terhadap Derik sebelum koalisi belum mencukupi.

“Kita belum mau bicara pemenangan jika belum utuh koalisi satu pintu,” tuturnya.

Hanura sendiri, memiliki dua kursi di Dewan Perwakilan Rakya Daerah atau DPRD Kota Kendari. Sehingga, untuk memenuhi syarat mendukung calon, partai besutan Wiranto ini masih membutuhkan lima kursi dari partai lain.

Penulis: Pandi
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...