Irmawati. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Apes betul nasib Irmayanti. Wanita yang sedang hamil lima bulan, dinyatakan bersalah karena mencuri tabung gas 3 kilogram. Pengadilan Negeri Kendari menjatuhkan hukuman empat bulan penjara.

Warga Kelurahan Kendari, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, tersebut ketahuan mencuri tiga buah tabung gas melon di Pelabuhan Nusantara Kendari pekan lalu.

Untungnya, meskipun pengadilan memvonisnya empat bulan hukuman penjara, namun Irmayanti tidak ditahan layaknya tahanan biasanya. Sebab, oleh PN Kendari, vonis itu hanya percobaan penahanan. Sewaktu-waktu Irmayanti bisa saja langsung dijebloskan ke dalam penjara jika kembali melakukan kejahatan serupa.

Hukuman empat bulan kurungan itu dibenarkan oleh Kepala Kepolisian Sektor KP3 Kendari, Inspektur Dua Rachmat Zamzam saat ditemui di kantornya Jumat 19 Agustus 2016.

Katanya, kasus itu sudah divonis oleh PN Kendari, Irmayanti wanita hamil yang kedapatan mencuri tabung gas itu dijatuhi hukuman empat bulan kurungan. Hanya saja vonis itu hanya percobaan kurungan.

“Tidak ditahan hanya percobaan empat bulan kurungan saja. Kasusnya juga masuk dalam tindak pidana ringan,” kata Rachmat.

Selain itu, kata Rachmat, Irmayanti dijatuhi denda ganti rugi untuk membayar barang yang diambilnya. Dan kewajiban itu sudah dilaksanakan. “Irmayanti berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan ia juga akan mengganti rugi dengan cara membayar harga tabung gas yang diambilnya,” kata perwira polisi ini.

Untuk diketahui, wanita hamil yang usia kehamilannya berjalan lima bulan ini, nyaris diamuk massa usai kedapatan mencuri tiga buah tabung gas berukuran 3 kg disalah satu kios di daerah Pelabuhan  Nusantara Kendari. Irmayanti kemudian digelandang ke Mapolsek KP3 Kendari untuk menjalani pemeriksaan.

Irmatanti terpaksa melakukan perbuatan memalukan itu karena terlilit utang serta membutuhkan uang untuk membeli makanan penambah gizi bagi dirinya dan bayi yang sementara dikandungnya. Irmayanti melanggar Undang-Undang Tindak Pidana Ringan karena kerugian korban hanya mencapai Rp 150 ribu saja.

Penulis: Egi
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...