Bangunan kantor Lurah Anduohonu, Kecamatan Poasia Kota Kendari yang terbakar pada Senin 20 Februari 2017 sekitar pukul 02.00 Wita.
Bangunan kantor Lurah Anduohonu, Kecamatan Poasia Kota Kendari yang terbakar pada Senin 20 Februari 2017 sekitar pukul 02.00 Wita. (KABARKENDARI/SUWARJONO)

Kabarkendari.com – Wali Kota Kendari Asrun meminta pihak kepolisian segera mengusut tuntas dan mengungkap pelaku pembakaran dua kantor lurah.

“Kalau itu saya minta saja kepolisian untuk mengusut tuntas siapa pelakunya. Saya harapkan polisi bisa bekerja profesional untuk mengungkap siapa pelaku-pelaku semua itu,” ujar Asrun, Senin 20 Februari.

“Tetapi kalau masalah dihubung-hubungkan dengan pilkada itu bukan urusan saya. Itu urusan KPU,” timpal Wali Kota Kendari dua periode ini.

Asrun meminta polisi tetap menjaga semua aset Pemkot Kendari. Karena dalam kondisi pascapilkada pihak yang kalah bisa saja belum siap menerima kenyataan.

“Karena dalam kondisi seperti ini. Biasa lah itu, kalau ada orang kalah,” sindir Ketua PAN Kota Kendari ini.

Asrun menilai, kepolisian telah kecolongan dengan terbakarnya Kantor Lurah Anduonohu. Karena menurut dia, setelah terbakarnya kantor Lurah Wuawua, Kantor Lurah Anduonohu dan aset pemkot lainnya mestinya tetap dipantau. Ia mengaku, setelah mendapat kabar Lurah Wuwua terbakar, dirinya langsung menelpon Kapolres Kendari.

“Waktu saya disampaikan bahwa Kantor Lurah Wuawua terbakar, saya langsung telpon kapolres, meminta menjaga aset daerah karena panas sekali ini keadaan tapi katanya laporan tadi pagi Babinkamtibmas sampai jam 01.00 Wita masih di situ (Kantor Lurah Anduonohu), saya bilang ah itu namanya kecolongan,” katanya.

Masih kata Asrun, untuk tetap berjalannya proses pelayanan masyarakat pada dua kelurahan yang terbakar, Lurah akan berkantor sementara ke kantor kecamatan.

“Kelurahan Anduonohu akan melayani masyarakat di Kantor Camat Poasia, sementara Kelurahan Wuawua akan pindah sementara di Kecamatan Wuawua. Karena memang betul-betul ludes terbakar,” tandasnya.

Penulis: La Ode Kasman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...