saleh lasata
Wakil Gubernur Sultra, Saleh Lasata. (KABARKENDARI/SUWARJONO)

Kabarkendari.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Saleh Lasata, mewanti-wanti seluruh Kepala Satuan Pemerintah Daerah agar tidak keluar daerah saat pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah. Saleh telah menyiapkan sanksi bagi kepala SKPD yang membangkang.

“Kecuali ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan, saya izinkan. Misalnya, ada kegiatan atau panggilan di kementerian. Saya sudah keluarkan larangan kepada semua kepala SKPD dan penegasannya, harus hadiri rapat gabungan komisi,” katanya.

Bila yang bersangkutan keluar daerah tanpa ada izin atau sepengetahuan pimpinan, maka akan diberikan sanksi. Hal ini disampaikan Saleh saat membacakan jawaban Gubernur Sultra atas pandangan fraksi-fraksi di DPRD Sultra, Jumat 30 September 2016.

“Maksudnya supaya pembahasan Perubahan APBD 2016 cepat tuntas,” tekan Saleh ditemui usai rapat paripurna di gedung DPRD Sultra.

Saleh menegaskan, dalam rapat bersama dengan dewan nanti, tidak boleh ada kepala SKPD yang diwakili. Sebab jika diwakili maka akan sulit mengambil keputusan bila ada sanggahan atau pertanyaan dari anggota dewan dalam rapat gabungan komisi.

“Kalau kepala SKPD-nya atau pimpinannya langsung hadir, bisa langsung diputuskan saat itu juga jika ada pertanyaan dari dewan,” paparnya.

Sebagai bentuk ketegasannya, Saleh sudah mengeluarkan surat larangan kepada semua kepala SKPD untuk tidak keluar daerah. Kalau pun keluar daerah, harus melalui izin dari pimpinan dalam hal ini Sekda, Wakil Gubernur atau Gubernur.

Saat ini, DPRD bersama Pemprov Sultra tengah memburu waktu untuk menuntaskan pembahasan APBD Perubahan 2016. Pembahasan anggaran ini, terbilang mulur. Pembahasan APBD Perubahan seharusnya telah dimulai sejak Juli 2016 kemarin.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Editor  : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...