Kontingen Karate UHO di Kejurnas UPI Cup II
Empat atlet karate UHO raih medali emas dalam Kejurnas Karate UPI Cup II di Bandung, Jawa Barat. (IST)

Kabarkendari.com – Karateka Universitas Halu Oleo atau UHO terus menunjukan taringnya di level nasional . Atlet kebanggaan UHO membawa pulang empat medali. Dua medali emas, satu perak dan satu perunggu.

Pada Kejuaraan Nasional karate Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cup II, 11-13 November 2016, karateka UHO yang tergabung dalam perguruan Inkado Bangkit UHO, mengirim lima atletnya. Namun, hanya empat yang meraih medali, satunya gugur pada babak penyisihan.

BACA JUGA: Tim Karate UHO Raih Medali di Kejurnas Panglima Cup

Pelatih Karate UHO La Ode Maliki menyebut, Nuryovi Islamiani yang turun pada kelas +68 kilogram putri memperoleh medali emas. Karateka yang akrab disapa Jovi ini bertanding sebanyak empat kali melawan Forki Bekasi menang dengan skor tipis 2-0, melawan Klub Fight Lab menang dengan skor 6-0. Di pertandingan semifinal, Jovi mampu mengalahkan perwakilan Universitas Telkom dengan skor 6-1.

“Di final, Jovi menang atas karateka dari perguruan INKAI Cirebon dengan skor telak 5-0,” beber pelatih karate UHO La Ode Maliki, Minggu 13 November 2016.

Emas kedua diraih oleh Syahrul Mubarak. Syahrul turun di kelas 67 kilogram putra main sebanyak empat kali dan dari empat lawannya tidak mampu memasukan pukulan ke Syahrul.

Di partai pertama dia menang atas karateka Sukabumi dengan skor telak 9-0. Pertandingan kedua, Syahrul melawan Universitas Jenderal Soedirman dan menang dengan skor telak 8-0.

Syahrul semakin menggila di pertandingan semifinal. Dia menumbangkan karateka STH Pasundan dengan skor jauh 8-0. Di laga final pun demikian, Syahrul tidak membuat lawannya dari perguruan Sasakawa berbuat banyak. Syahrul menang 5-0 tanpa balas dari lawannya.

Karateka UHO lainnya, Jabar Hamidan yang turun pada kelas -75 kilogram, hanya mampu merebut medali perak. Bermain sebanyak empat kali, namun harus gagal di partai puncak. Jabar takluk dengan skor 7-2 dari karateka perguruan Alif Bushido.

Sedangkan medali perunggu diraih oleh Anugrah Al Sabri yang turun pada kelas -75 kilogram. Dari 4 kali pertandigan, ia harus menelan kekalahan di semifinal atas atlet yang sama mengalahkan Jabar di final.

Menurut Maliki, UHO tak ada target emas dalam kejuaraan ini. Mereka hanya menargetkan ada medali yang dibawa pulang ke Kendari. Namun, fakta di lapangan, pasukannya mampu berbuat banyak. Sedianya UHO hanya mengirimkan lima orang atlet. Empat mendapatkan medali, dan satunya atas nama La Ode Ali Abdullah harus mengakui ketangguhan karateka tuan rumah.

“Target awal kita hanya berusaha ada medali saja dan mempertahankan kebiasaan UHO selalu dapat medali di tiap ikut iven,” katanya.

BACA JUGA: Dewi Fortuna Belum Berpihak pada Pesilat UHO

Dengan empat medali yang diperoleh tersebut, kampus hijau UHO bertengger di peringkat 11 perolehan medali terbanyak dari 97 perguruan se-Indonesia.

“Alhamdulillah, kita hanya kalah perunggu dengan perguruan lainnya. Sebenarnya, perolehan emas hamper semua sama jumlahnya,” tuturnya.

La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments
loading...