Seorang petugas PLN Muna Barat sedang memperbaiki trafo yang meledak. (KABARKENDARI/Nukman)

Kabarkendari.com – Transformator atau trafo milik PLN Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara tiba-tiba meledak. Akibatnya puluhan benda elektronik milik masyarakat terbakar dan rusak. Hal ini diduga karena jarangnya pengontrolon oleh pihak PLN setempat.

Peristiwa itu terjadi Jumat, 16 Juni 2017 siang, di Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat. Diketahuinya ledakan tersebut, selain didengar langsung oleh masyarakat, juga sebagian warga Wamelai hampir bersamaan mengeluhkan barang elektronik tiba-tiba rusak.

“Warga saya mengelu katanya barang-barang elektroniknya rusak. Mulai dari televisi, kulkas, dan mesin air hangus dan meledak,” kata La Sahara, Camat Lawa.

Kerusakan lain bukan hanya terjadi pada barang elektrobik milik masyarakat. Melainkan mesin ATM Bank BRI juga hangus akibat hal tersebut. Kerugian yang dialami ditaksir sampai puluhan juta rupiah. La Sahara mengatakan, pihak PLN menyebutkan ledakan dipicu tegangan tinggi.

“Anehnya, dua jam setelah kejadian pihak PLN baru mengetahuinya. Itupun nanti pihak BRI datang melapor, ” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Unit PLN Lawa, Aswar Usman mengatakan kejadian itu diduga akibat travol yang telah tua. Trafol tidak bisa menampung daya listrik sampai menimbulkan ledakan. Apalagi katanya pengguna listrik di Kecamatan Lawa makin bertambah.

“Memang satu tahun terakhir ini belum pernah diperiksa. Karena kami juga kekurangan tenaga teknis,” akunya.

Saat ini pihaknya telah memberitahukan PLN Rayon Raha untuk membawakan trafol baru dan yang lama akan diperbaiki. Dia menjelaskan semestinya waktu pengntrolan dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Penulis: Nukman
Editor: Kamarudin

Facebook Comments
loading...