BMKG Sultra
Ilustrasi Kebakaran Hutan (www.unsplash.com)

Kabarkendari.com – Memasuki musim kemarau, Badan Metereologi, Krimatologi dan Geofisika atau BMKG mengimbau agar mewaspadai beberapa titik panas yang akan terjadi pada beberapa daerah di Sultra.

Di Kabupaten Kolaka ada dua titik panas, yakni, di Kecamatan Pomalaa dan Kecamatan Watubangga. Di Konawe Selatan ada di Kecamatan Andoolo dan Tinanggea, di Kabupaten Wakatobi ada di Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Buton di Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton, dan di Kabupaten Konawe ada di Kecamatan Puriala.

“Iya ini sudah musim panas. Beberapa daerah itu yang terpantau koordinat hotspotnya,” kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteoreologi Maritim Kendari, Aris Yunatas, Rabu 24 Agustus 2016.

Berdasarkan pemantauan BMKG, tambah dia, perkembangan hotspot diprediksi akan terjadi pada September, Oktober, November dan Desember.

Mengenai akan adanya potensi kebakaran hutan, Aris mengaku tidak bisa menyebutkan karena pihaknya hanya sekadar menyampaikan informasi. Jadi menurut dia, dengan adanya informasi ini pihak pemerintah daerah sudah bisa mengambil langkah antisipasi.

“Kita cuma sekedar informasi, kalau cara mengantisipasi, ya Pemda lah. Kita hanya menyampaikan ada beberapa titik panas yang harus diwaspadai di Sultra,” jelasnya.

Lebih jauh Aris mengungkapkan, jika menengok musim kemarau pada 14 Maret dan 3 Juni 2016, secara nasional BMKG telah memprediksi dan menyampaikan periode musim kemarau ini akan mengalami kondisi lebih basah.

Penulis: La Ode Kasman
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...