Ilustrasi Reklamasi Pantai Langara
Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Satu persatu kasus dugaan korupsi di Kabupaten Konawe Kepulauan mulai diselidiki oleh tindak pidana korupsi Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara.

Teranyar, Tipikor menyelidiki proyek reklamasi pantai Langara yang diduga tidak memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.

Informasi ini dibenarkan Kasubbid PID Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, Rabu 01 Maret 2017 pagi tadi. Katanya, dalam waktu dekat ini penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di Konkep. Polisi menduga ada praktek suap dibalik mulusnya proyek ini.

“Tapi masih proses penyelidikan. Kita masih akan melakukan pemeriksaan saksi di Konkep dan Kendari,” kata Dolfi.

Dolfi menjelaskan penyelidikan ini masih sebatas pengumpulan dokumen yang berkaitan dengan proyek tersebut. Dijelaskannya proyek ini adalah milik Dinas Pekerjaan Umum Konkep tahun 2016. Informasi yang diperoleh Kabarkendari.com proyek ini bernilai Rp 16 milyar. Bertempat di TPI Langara, Wawonii Barat.

“Untuk jumlah anggarannya saya tidak tahu berapa. Tapi kalau laporan yang masuk itu, proyek ini dikerjakan oleh Dinas PU Konkep. Kami masih mendalaminya dan untuk pemeriksaan kemungkinan pihak berkompeten di PU Konkep itu,” jelasnya.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...