Direktur Jenderal Dirjen Kesbangpol Kemendagri, La Ode Ahmad PB
Direktur Jenderal Dirjen Kesbangpol Kemendagri, La Ode Ahmad PB. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Tiga Penjabat Bupati di Sulawesi Tenggara dipastikan akan maju Pilkada 2017. Pj Bupati dibolehkan maju di Pilkada sepanjang telah mengundurkan diri sebagai Aparatur Sipil Negara.

Direktur Jenderal Dirjen Kesbangpol Kemendagri, La Ode Ahmad PB, mengatakan ada larangan seorang Pj maju Pilkada selama masih berposisi sebagai Pj. Namun, bila sudah mengundurkan diri dari aparatur sipil negara atau ASN, maka status Pj gugur dengan sendirinya.

“Boleh mendaftar. Tapi pada saat mendaftar tidak lagi menjabat sebagai Penjabat artinya mundur dari PNS,” kata Ahmad, Senin 19 September 2016.

Tiga Pj Bupati di Sultra yang akan maju di Pilkada 2017 adalah LM Rajiun Tumada di Muna Barat, Mansur Amila (Buton Tengah) dan Faisal Laimu (Buton Selatan).

“Saya belum tahu persis mereka mundur atau gimana. Nanti kita lihat pada saat pendaftaran. Kalau sudah ada maka mereka berarti sudah mundur,” ujarnya.

Salah satu tugas Penjabat Bupati salah satunya adalah memfasilitasi pelaksanaan Pilkada. Namun demikian, Ahmad tidak ingin menyoroti bahwa ketiga penjabat Bupati tersebut memilih mundur dan tidak menyelesaikan tugasnya.

“Saya tidak masuk konteks itu. Larangan itu hanya berlaku saat masih Pj,” katanya.

Bila ketiga Pj itu resmi mundur, maka kata Ahmad, Pemprov Sultra harus menyiapkan pelaksana harian atau Plh.

“Pasti Pemprov sudah siapkan itu. Soal pemberhentian mereka dari Pj, nanti tunggu keputusan Mendagri,” tutupnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
EditorĀ  : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...