Ilustrasi Pilkada Serentak 2017
Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Pasangan calon tunggal Bupati dan Wakil Bupati Buton, Umar Samiun-La Bakri akan menggelar debat kandidat secara sendiri.

Anggota KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Moethalib mengatakan, pada dasarnya debat satu paslon dengan lebih dari satu pasangan sama saja materinya.

Hanya, yang membedakan adalah hadirnya panelis sebagai pengganti Paslon untuk mengelaborasi visi misi calon.

“Untuk mengelaborasi visi misi calon ada panelis. Selama ini kalau dua paslon kan ada pertanyaan dari paslon lain. Maka debat hanya satu paslon, maka diwakili penelis,” jelas Natsir, Selasa 27 Desember 2016.

Tugas panelis ini, sebut Natsir, akan menggali tentang visi misi pasangan Umar-Bakri.

Nantinya publik memiliki peran dalam debat nanti sebagai pengganti Paslon.

“Sebenarnya wakil kotak suara dari publik untuk ditanyakan ke paslon. Tetapi, karena persiapan lama dilakukan, nanti akan dilihat seperti apa. Tapi, kebijakan umumnya hampir sama letaknya ada di panelis,” katanya.

Pria yang akrab disapa Ojo ini mengatakan anggota KPU Buton saat ini sedang berada di Tasikmalaya untuk belajar tentang proses pelaksanaan debat yang hanya melibatkan satu paslon.

“Ini hal baru bagi kita. Makanya, KPU Buton sedang menuju Tasikmalaya yang 2015 lalu menggelar Pilkada hanya satu paslon. Nanti, mereka belajar di sana sebagai perbandingan untuk dilakukan di sini,” pungkasnya.

Pilkada Buton dipastikan hanya diikuti satu paslon setelah pasangan Hamin-Farid terhenti pencalonannya di tengah jalan akibat partai yang digunakan sedang terlibat konflik internal.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...