pembunuhan mahasiswa uho
Pihak kepolisian saat menggelar perkara kasus pembunuhan di sekitar kampus UHO Kendari. Nampak sebilah parang yang diduga digunakan dalam kasus tersebut. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Setelah melakukan penyelidikaan dan pemeriksaan saksi-saksi, Penyidik Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kendari akhirnya menetapkan seorang tersangka dalam kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari, Sulawesi Tenggara, yang terjadi baru-baru ini.

Polisi menetapkan Muhtar, warga Jalan La Muse, Kendari, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, sebagai tersangka dalam kasus yang menewaskan La Ali itu.

Muhtar diduga melakukan pemarangan terhadap La Ali dan La Bayana dalam kasus tersebut. Menurut Kepala Polres Kendari Ajun Komisaris Besar Polisi Sigid Harayadi, dari hasil pemeriksaan, Muhtar terbukti menganiaya La Bayana.

“Dari hasil pemeriksaan, Muhtar mengayunkan parang ke arah La Bayana, yang mengakibatkan korban La Bayana luka-luka. Saat ini korbannya sementara menjalani perawatan di RS Abunawas,” tuturnya Senin 29 Agustus 2016.

Muhtar telah diamankan di Rutan Polres Kendari. Dia dijerat Pasal 351 ayat 1 Undang-Undang KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
Selain menetapkan Muhtar sebagai tersangka, kepolisian juga berhasil mengamankan satu buah parang yang dijadikan alat penganiayaan terhadap tersangka.

Untuk diketahui, La Ali tewas ditewas dalam keributan yang terjadi pada Minggu 28 Agustus 2016, pukul 02.45 Wita. Selain La Ali, dalam kejadian ini juga memakan korban lain, dalam hal ini La Bayana. Ia ikut ditebas yang mengakibatkan luka robek tepat di urat kaki kiri, pinggang, dan pelipis. Saat ini, La Bayana sementara menjalani perawatan di RS Abunawas Kendari.

Penulis : Kamarudin
Editor   : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...