syukran maulana
Syukran Maulana saat berpose bersama Kakanwil Kemenag Sultra, Moh Ali Irfan (tengah) besama ayahnya, Iraman. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Rasa bahagia terpancar dari raut wajah Syukran Maulana, siswa Madrasah Aliyah Negeri atau MAN 1 Raha, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Pasalnya, Syukran menjadi salah seorang yang dilibatkan ke dalam pasukan pengibar bendera pusaka atau Paskibraka di Istana Presiden Republik Indonesia dalam HUT RI ke-71 pada 17 Agustus 2016.

Dari puluhan ribu pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas atau SMA se-Sulawesi Tenggara, tidak semuanya mendapat kesempatan menjadi anggota Paskibraka tingkat nasional. Bahkan, sebagai siswa Madrasah, Syukran sempat tidak yakin terpilih sebagai Paskibraka karena belajar dari pengalaman, siswa dari sekolah unggulan yang selalu mendapatkan kesempatan bersejarah itu.

Namun, berbekal kerja keras, semangat, keyakinan, mental dan doa, anak pasangan Iraman dan Amriah ini bisa menyisihkan para pesaingnya yang dikirim masing-masing satu pasang dari 17 kabupaten/kota se-Sultra. Syukran berharap keberhasilannya ini menjadi cambuk buat siswa lain untuk selalu berusaha menjadi yang terbaik. Baginya, segala sesuatu itu bisa terjadi apa bila dilaksanakan dengan niat yang tulus.

Meski hanya berada di banjar tiga, saf tujuh, dalam Paskibraka, namun siswa kelas dua berusia 16 tahun ini mengaku sudah sangat bangga bisa mewakili Sultra pada Paskibraka HUT ke-71 kemerdekaan RI. Dengan keberhasilan itu, Syukran yakin bahwa status sekolah bukan menjadi faktor penghambat untuk menggapai apa yang dicita-citakan.

“Kuncinya itu selalu belajar, berusaha, disiplin, dan mental. Itu yang penting. Saya tidak menyangka bisa terpilih. Senang sekali bisa menjadi bagiandari sejarah, bisa terpilih dalam mengibar bendera di hadapan presiden,” ujar siswa yang berkeinginan kuliah di IPDN ini saat ditemui baru tiba dari Jakarta, Kamis 25 Agustus 2016.

Kala itu, Syukran baru saja tiba dari Jakarta, bersama ayahnya, Iraman, kemudian betemu Kakanwil Kemenag Sultra Moh Ali Irfan, di salah satu hotel tempat Ali Irfan melaksanakan kegiatan kantor. Gerak tubuh Syukran terlihat lelah kecapean dalam perjalan pesawat Jakarta-Kendari.

Bahkan, siswa yang tinggal di Desa Wakorambu, Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna ini sesekali berujar mengajak ayahnya untuk beranjak dari hotel menuju salah satu rumah keluarganya yang ada di Kota Kendari untuk beristirahat.

Namun sebelum itu ia sempat berbagi cerita dengan Ali Irfan. Bahwa atas keberhasilan dalam menjalankan tugas sebagai Paskibraka yang pada tahun dinamakan Tim Arjuna, Syukran bersama seluruh rekannya mendapat masing-masing satu buah hadiah jam tangan dari Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dalam proses seleksi, Sultra mengirim dua pasang perwakilannya ke tingkat nasional, namun setelah melalui tahapan seleksi, lelaki yang hobi main voli ini dipilih sebagai perwakilan Sultra bersama satu temannya perempuan asal SMAN 1 Kendari bernama Beatriks Tinduku.

Atas prestasi itu, selain menjadi kebanggaan keluarga, Ali Irfan selaku Kakanwil Sultra turut larut dalam kebahagian. Bahkan akan memberikan rekomendasi beasiswa ke Kemenag RI agar Syukran bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dimanapun ia inginkan.

Itu sebagai bentuk penghargaan dan terima kasihnya kepada Syukran sudah mengharumkan nama Kemenag di tingkat nasional. Ali Irfan berpesan agar Syukran selalu belajar sehingga kelak bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi keluarga dan negara.

“Luar biasa MAN berprestasi hingga tingkat naaional. Salut saya,” katanya.

Perasaan bangga juga dirasakan ayah Syukran, Iraman. Prestasi itu akan menjadi pendoronga bagi kedua adiknya dan siswa MAN lainnya agar tidak takut bermimpi. Dia tidak menyangka anaknya bisa mewakili Sultra ke tingkat nasional.

“Saya bangga, senang dan mudah-mudahan anak saya bermanfaat bagi orangtua, keluarga, masyakat, bangsa dan negara. Dan juga sebagai pendorong bagi siswa Madrasah lain,” katanya bersemangat.

Penulis : La Ode Kasman
Editor   : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...