suri syahriah mahmud
Calon Wali Kota Kendari, Suri Syahriah Mahmud, bersama warga Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari belum menerima surat pengunduran diri Calon Wakil Wali Kota Kendari Suri Syahriah Mahmud dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Kendari.

Ketua KPU Kota Kendari Hayani Imbu mengatakan, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2016 tentang pencalonan, batas penyerahan pengunduran diri secara resmi anggota DPRD, PNS atau TNI/Polri 60 hari setelah ditetapkan sebagai paslon. Dengan demikian, batas waktu penyerahan berkas pengunduran diri yaitu tanggal 23 Desember 2016 pukul 00.00 Wita.

“Sampai sekarang belum diterima oleh KPU,” ungkap Hayani Imbu, Selasa 20 Desember 2016.

Hayani menyebut, surat pengunduran diri Suri Syahriah sedianya diproses oleh pemerintah Provinsi Sultra melalui tanda tangan Gubernur Sultra Nur Alam. “Mudah-mudahan secepatnya sudah keluar,” harapnya.

Anehnya, calon lain yang berstatus anggota dewan atau PNS seperti Adriatma Dwi Putra (anggota DPRD Sultra), Abdul Rasak (Ketua DPRD Kota Kendari) dan Muhammad Zayat Kaimoeddin (PNS Pemprov Sultra) pengunduran dirinya sudah resmi keluar.

Khusus ADP, pengunduran dirinya sudah ditanda tangani oleh Menteri Dalam Negeri. Sedangkan Abdul Rasak, sudah resmi diberhentikan oleh Gubernur Sultra. Begitu pula Zayat, sudah diberhentikan juga dari PNS oleh atasannya.

“Yang lain sudah lengkap. Sekarang tinggal ibu Suri yang belum ada. Kabarnya sudah ada di Biro Pemerintahan Pemprov Sultra,” paparnya.

Bila pada waktu yang ditentukan calon tidak menyerahkan pengunduran dirinya ke KPU, maka akan otomatis digugurkan. “Kalau tidak ada, maka ditetapkan tidak memenuhi syarat (TMS),” ujarnya.

Bila Paslon sudah tidak memenuhi syarat, lanjut Hayani, maka tidak bisa lagi mengganti calonnya. Sebab, bila satu saja tidak melengkapi berkasnya, maka secara otomatis pasangan itu gugur.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...