calon pj bupati di sultra
Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Ali Akbar. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara La Ode Ali Akbar mengaku,  pihaknya telah mengusulkan nama-nama calon Penjabat atau Pj Bupati Muna Barat, Buton Selatan, dan Buton Tengah ke Kementerian Dalam Negeri, Jumat 16 September 2016.

Melalui telepon selulernya, Ali mengaku, masing-masing daerah tersebut diusulkan tiga nama pejabat Pemprov Sultra dengan jabatan eselon II. Meski begitu, mantan Sekretaris Korps Pegawai Negeri atau Korpri ini, masih merahasiakan sembilan nama pejabat tersebut.

“Kita sudah usulkan, sekarang sudah masuk di meja Mendagri. Nanti kami sampaikan siapa yang diusulkan. Yang jelas, semua pejabat eselon II dari Pemprov Sultra. Kita tunggu saja nanti,” kata Ali Akbar, Jumat 16 September 2016.

Usulan nama-nama calon Pj tersebut dilakukan menyusul adanya surat pengunduran diri dari Pj tiga daerah tersebut sebagai pegawai negeri sipil atau PNS karena akan maju bertarung pada Pilkada 2017. Ketiganya adalah Pj Bupati Muna Barat LM Rajiun Tumada, Pj Bupati Buton Tengah Mansur Amila, dan Pj Bupati Buton Selatan Faisal Laimu.

“Mereka secara resmi telah mengundurkan diri dari PNS. Secara otomatis, jabatannya sebagai Pj sudah tidak ada lagi. Makanya, sekarang kita sementara usulkan pergantian mereka. Masa jabatan mereka sebenarnya sampai 9 Oktober. Tapi, sekarang sudah mundur duluan karena mau maju di Pilkada,” beber Ali Akbar.

Ali mengaku, turunnya surat keputusan atau SK Pj di tiga kabupaten ini dipastikannya tidak akan berlangsung lama. Hal ini untuk menghindari kekosongan pemerintahan. Kalau pun lama, Pemprov akan berinsiatif untuk menurunkan pelaksana sementara atau Pls.

“Kita harap secepatnya turun Pj defenitif. Kalau lama, maka kita minta persetujuan dari pimpinan untuk diturunkan Pls,” katanya.

LM Rajiun, Mansur Amila dan Faisal Laimu adalah tiga Pj bupati yang mau maju di Pilkada Mubar. Berdasarkan Undang-Undang, tugas mereka salah satunya memfasilitasi pelaksanaan Pilkada. Namun, belum tuntas salah satu tanggung jawab tersebut, ketiganya sudah mundur di tengah jalan. Yah, hal ini dikarenakan ingin maju di Pilkada.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Editor  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...