Abu Hasan
Abu Hasan. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Bupati Buton Utara Abu Hasan mengungkapkan, terbakarnya gedung Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD belum lama ini mengakibatkan hangusnya ratusan dokumen di era Bupati Ridwan Zakariah.

Ditemui di Hotel Zahra Kendari, Jumat malam 12 Agustus 2016, Abu Hasan mengatakan, tidak mengetahui angka pasti kerugian akibat kebakaran gedung BPKAD.

Namun, kata dia, tidak ada pengaruhnya secara signifikan karena yang terbakar adalah gedung pertama BPKAD tempat disimpan arsip lima tahun terakhir.

“Dokumen resmi keuangan pemerintahan sebelumnya kalau disimpan di gedung satu praktis habis semua,” ungkap Abu Hasan.

Menurut Abu Hasan, gedung tersebut biasanya digunakan sebagai kantor dan tempat penyimpanan arsip dokumen proyek di era Ridwan Zakariah. “Dokumen proyek 2016 sudah disimpan di gedung dua semua,” katanya.

Meski begitu, Abu Hasan tidak ingin berandai-andai kasus kebakaran gedung kantor BPKAD ini ada hubungannya dengan beberapa kasus dugaan korupsi yang menyeret hampir semua SKPD di Buton Utara.

“Ada muatan atau tidak, kita tidak bisa andai andai. Sekarang, kasus ini tengah diselidiki oleh kepolisian dan tentara sudah turun Intel Korem, Polres, Polda dan laboratorium forensik Makassar,” katanya.

Sejauh ini, Polda Sulawesi Tenggara tengah menyelidiki dugaan korupsi SPPD fiktif di semua SKPD di Buton Utara.

Namun, Abu Hasan tidak ingin mengaitkannya dengan kebakaran gedung. “Susah untuk menjelaskan karena dokumen seperti itu, selain di BPKAD sebagai instansi yang menjadi lalu lintas seluruh transaksi, dokumen ada juga di SKPD masing-masing,” alasnya.

Apa pun hasilnya, kata dia, Pemkab Buton Utara telah menyerahkan kasus ini untuk ditangani secepatnya oleh kepolisian. “Sudah ada CCTV yang kelihatan,” tuturnya.

Penulis: Pandi
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...