Ruksamin
Ruksamin. (FB)

Kabarkendari.com – Bupati Konawe Utara (Konut) Ruksamin disebut-sebut telah mengembalikan uang kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara sebesar Rp 300 juta berkaitan dengan kasus dugaan SPPD fiktif, meskipun BPK dan BPKP Sultra belum melakukan audit terhadap kasus ini.

Namun demikian, ketika diwawancarai kabarkendari.com, Ruksamin membantah informasi ini. “Jangan tanya itulah. Kalau mau wawancara, silakan wawancara tapi tolong jangan soal kasus di kejaksaan. Saya juga belum tahu bagaimana penyelidikan kasus SPPD fiktif di kejati,” katanya sambil menghindari wartawan, di salah satu hotel di Kendari, Kamis 06 Oktober 2016.

Ruksamin mengarahkan agar informasi itu ditanya langsung kepada Kajati Sultra, Sugeng Jokosusilo. Menurutnya, informasi soal pemberian uang Rp 300 juta lebih tepat dijawab oleh pihak kejaksaan. Namun katika dijelaskan bahwa informasi itu dibenarkan kejaksaan, Ruksamin menjawab, jika kejaksaan mengatakan ada pemberian uang maka itulah yang benar.

“Kalau Kajati yang bilang saya kembalikan uang, itu yang benar berarti. Iya kalau sudah kejaksaan bilang begitu saya kembalikan uang, berarti apalagi yang mau ditanyakan. Itu mi yang benar,” tegasnya.

Kajati Sultra Sugeng Jokosusilo pernah menyampaikan bahwa Ruksamin sudah mengembalikan uang senilai Rp 300 juta. Namun itu bukan pengembalian kerugian Negara, ditanya apa maksud pemberian uang itu, kajati enggan berkomentar lebih jauh.

Penulis: Kamaruddin
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...