SMKN 2 Kendari
Wakil Kepala Sekolah Sumber Daya Manusia atau SDM SMKN 2 Kendari, Kasmin Tatoe. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMKN 2 Kendari mengalami krisis kekurangan 22 guru mata pelajaran sejak dua tahun lalu.

Wakil Kepala Sekolah Sumber Daya Manusia atau SDM SMKN 2 Kendari, Kasmin Tatoe merinci, pihaknya kekurangan lima tenaga pengajar pada bidang studi bimbingan dan konseling serta pada mata pelajaran seni budaya satu orang.

Kemudian, ilmu pengetahuan alam atau IPA masih kurang empat orang, guru komputer tiga orang, teknik gambar bangunan dua orang, teknik otomotif kendaraan ringan dua orang, teknik otomotif sepeda motor tiga orang dan teknik pemesinan dua orang.

“Jika nanti ada penerimaan PNS, harapan kami kepada pemerintah agar segera mengirimkan guru untuk mencukupi kekurangan ini,” harap Kasmin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 8 September 2016.

Dia mengungkapkan, data kekurangan guru telah dikirim ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari semenjak SMKN 2 Kendari mengalami kekurangan guru pada 2 tahun lalu.

“Kekurangan guru ini relatif karena setiap saat bisa berubah. Misalnya, guru pensiun, pindah tugas dan bahkan ada yang sudah meninggal,” ujarnya.

Idealnya, kata Kasmin, guru yang  mengajar di SMKN 2 Kendari sebanyak 141, namun kini baru berjumlah 126 orang. Untuk menutupi beberapa kekurangan, pihaknya mempekerjakan beberapa guru kontrak.

Penulis : La Ode Kasman
Editor   : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...