Hotel Wisma Indonesia
Anggota Polres Kendari Melakukan Pemeriksaan Mayat Wanita di Hotel Wisma Indonesia,Kendari 23 November 2016. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Laporan penemuan mayat kembali diterima anggota Kepolisian Resor Kendari dan Kepolisian Sektor Baruga. Kali ini, sesosok mayat wanita bernama Sinta ditemukan tergeletak di kamar 204 Hotel Wisma Indonesia, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga. Kondisinya begitu kritis, mulutnya mengeluarkan busa dan tubuhnya tampak kurus.

Tewasnya Sinta diketahui pertama kali oleh dua karyawan Hotel Wisma Indonesia, masing-masing bernama Fadli dan Sandi, Rabu 23 November 2016, siang Pukul 14.00 Wita. Diceritakan Fadli, awalnya dia bersama Sandi ingin mengkonfirmasi kepada Sinta apakah kamar hotel akan diperpanjang atau dihentikan (chek out).

“Namun pintu kamarnya tertutup rapat, saat saya teriak-teriak tidak ada suara dari dalam kamar. Tapi korbannya masih ada dan tertidur di dalam,” kata Fadli.

Fadli pun mengarahkan Sandi untuk masuk ke dalam kamar melalui jendela belakang kamar. Sesampainya di dalam kamar, Sandi melihat Sinta sudah tidak bernyawa dengan kondisi mulut mengeluarkan busa. Sandi pun langsung membuka pintu untuk memberitahukan kepada Fadli bahwa Sinta sudah meninggal.

“Sudah menginggal, sudah meninggal. Begitu teriakan teman saya ini. Makanya saya suruh cepat buka pintunya dan jangan ada yang disentuh. Saya langsung laporkan kepada pimpinan saya bahwa ada pengunjung yang meninggal,” kata Fadli kepada Kabarkendari.com.

Manajer Hotel Wisma Indonesia, Dedem Sutopo, mengaku mendapatkan laporan anak buahnya saat ia sedang kuliah di Universitas Halu Oleo Kendari. Dedem pun meminta anak buahnya untuk tidak mengganggu situasi dalam kamar dan segera melaporkan ke kepolisian. Selang beberapa lama kemudian anggota Polres Kendari dan Posek Baruga datang untuk melakukan penyelidikan.

BACA JUGA: Ini Penyebab Pria Tewas di Kamar Hotel Zenith Kendari

“Saya bilang jangan ada yang disentuh yah sampai polisinya datang. Pas setelah telponan itu saya langsung telpon polisi untuk datang. Saya sementara perjalanan polisinya juga sudah ada di hotel kami,” kata Dedem.

Menurut Dedem, korban Sinta menginap di Hotel Wisma Indonesia, Selasa 22 November 2016, kedatangan korban hanya seorang diri. Keterangan ini pun langsung diambil aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan.

Saat anggota Polres Kendari dan Polsek Baruga melakukan penyelidikan, di KTP korban diketahui bernama Marlian. “Nama KTP Marlian namun saat chek in menggunakan nama Sinta. Untuk keluarganya belum datang di TKP ini,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kendari, Ajun Komisaris Polisi Yunan HP Sirait.

Kata perwira polisi ini, korban merupakan warga Jalan Tupai, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat. Kata Yunan, pihaknya sementara melakukan penyelidikan tentang kematian korban. Pihaknya juga sementara mencari alamat korban untuk dilaporkan kepada keluarga. Belum ada dugaan lain terhadap jasad Sinta ini, apakah ada tindakan kekerasan, keracunan atau sebagainya.

“Kayaknya sakit. Tapi kami masih menunggu laporan dari Rumah Sakit Bhayangkara yang melakukan pemeriksaan,” kata Yunan.

Penulis : Kamarudin
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...