Banjir di Konawe Utara
Kondisi banjir yang menggenang rumah-rumah warga Kelurahan Andowia Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara. Foto ini diabadikan oleh warga Konawe Utara melalui akun Facebook Fhycka Chuww. (KABARKENDARI/ist)

KabarKendari.com – Bencana banjir yang menenggelamkan sebagian besar wilayah Konawe Utara ikut menyeret seorang balita di Kelurahan Andowia Kecamatan Andowia Konawe Utara.

Kepala Hubungan Masyarakat Kantor Search And Rescue Kendari Wahyudi mengungkapkan, balita yang menjadi korban terseret arus banjir itu bernama Raihan berusia 18 bulan.

“Informasi saat ini, ada seorang balita yang terseret banjir di Konawe Utara,” terang Wahyudi kepada Kabarkendari.com Sabtu 16 Juli 2016.

Meski begitu, balita tersebut berhasil diketemukan oleh warga beberapa saat setelah hanyut terbawa banjir. Kondisinya, dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Sementara, lagi dalam penanganan medis di rumah sakit,” jelasnya.

Diberitakan, tingginya curah hujan dalam dua hari terakhir, menyebabkan banjir dan menenggelamkan sembilan desa dari tiga kecamatan di Kabupaten Konawe Utara sejak Sabtu Subuh 16 Juli 2016.

Baca juga : Banjir Rendam Sembilan Desa di Konawe Utara

Bupati Konawe Utara Ruksamin dikonfirmasi melalui telepon selulernya Sabtu 16 Juli 2016 mengatakan, data yang diperoleh sementara ada sembilan desa yang tenggelam akibat banjir di Konawe Utara. Sembilan desa itu, terdapat di tiga kecamatan. Yakni, di Kecamatan Lasolo, Andowia dan Lembo.

“Sementara, kita lagi melihat kondisi warga. Data sementara, sembilan desa yang dinyatakan tenggelam karena banjir,” ungkap Ruksamin kepada Kabarkendari.com.

Menurut dia, desa yang berada di sepanjang Sungai Anggomate disapu bersih oleh banjir. Semua tidak ada yang tersisa.
“Banjir yang paling parah terdapat di Kecamatan Andowia karena berada di sepanjang Sungai Anggomate yang tiba-tiba meluap usai hujan dua hari kemarin,” terang Ruksamin kepada Kabarkendari.com.

Beberapa desa yang tergenang di Kecamatan Andowia adalah Desa Laloranga, Puuwonua, Kelurahan Andowia, Desa Larobende dan Desa Loku Raya.

“Kecamatan Andowia ini, sepanjang pesisir sungai, mulai jembatan panjang Andowia sampai Larobende terkena banjir,” ungkapnya.

Sedangkan di Kecamatan Lasolo, ada dua desa yang cukup parah terkena banjir. Adalah Desa Watukila dan Otole.
Kecamatan lain yang juga terkena dampak banjir adalah Kecamatan Lembo yang terdiri dua desa yakni Kelurahan Lembo dan Desa Padaleu.

Akibat banjir ini, ratusan rumah dan barang berharga milik warga tergenang dan ratusan warga terpaksa mengungsi dari kediamannya.

“Ada juga yang mengungsi dan sekarang sudah ada juga sebagian yang kembali ke rumahnya karena banjir sudah berangsur menurun,” jelasnya.

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara sementara melakukan proses evakuasi dan mengirimkan bantuan. Bupati Konawe Utara Ruksamin dan Wakil Bupati Raup bersama seluruh satuan kerja pemerintah daerah turun langsung memantau di lapangan.

Penulis : Temon

Facebook Comments
loading...