Bupati Muna Rusman Emba
Bupati Muna Terpilih Rusman Emba Bersama Pendukungnya. (KABARKENDARI/Pandi)

Kabarkendari.com – Bupati Muna terpilih LM Rusman Emba mengatakan, kontestasi politik Pilkada Muna 2015 sudah selesai. Semua pihak diharapkan menghentikan upaya-upaya provokasi yang dapat memperpanjang konflik di tengah masyarakat Muna.

Rusman yang ditemui di kediamannya di Kendari, Minggu 31 Juli 2016, mengatakan, selama proses Pilkada Muna, Sulawesi Tenggara, suhu politik cukup tinggi. Hal itu dimanfaatkan elite politik untuk memprovokasi masyarakat, menciptakan instabilitas daerah.

Padahal sebenarnya, kata dia, masyarakat Muna menganut rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang sangat tinggi.

“Rasa kekeluargaan di tengah masyarakat Muna cukup besar sehingga ada simpul provokasi masyarakat Muna yang sengaja dilakukan elite politik. Untuk itu, kita akan lakukan konsolidasi mengenai isu stabilitas di Muna,” ungkapnya kepada wartawan di kediamannya di Kendari, Minggu 31 Juli 2016.[irp posts=”1442″ name=”KPU Undang Dokpil saat Pleno Kemenangan Rumah Kita”]

Pascakeputusan Mahkamah Konstitusi (MK), harusnya sudah tidak ada lagi perpecahan di masyarakat. Sebab, pemimpin Muna saat ini telah diputuskan.

“Persoalan pemegang amanah itu, soal takdir. Sekarang, kerja politik selesai dan kita kembali membangun Muna dan mengejar ketertinggalan,” katanya.

Menurut Rusman, tidak ada gunanya lagi menciptakan permusuhan dan perbedaan di Muna. Sebab, kontestasi politik sudah selesai.

“Tidak ada guna ciptakan permusuhan. Sekarang yang harus kita kejar adalah ketertinggalan,” tegasnya lagi.

Dari Jakarta ke Kendari, Rusman tidak didampingi wakilnya Malik Ditu. Menurut Rusman, Malik sementara ada urusan di Jakarta dan dalam dekat ini dipastikan kembali ke Muna.

Ia juga mengatakan, hubungan harmonis tetap terjalin baik dengan wakilnya. Sebab, misi yang mereka emban adalah semangat pengabdian kepada masyarakat.[irp posts=”1435″ name=”Bupati Muna Disambut Ratusan Pendukungnya di Kendari”]

“Kalau semangat pengabdian masyarakat, Insyaa Allaah tidak ada perpecahan. Kalau semangat menguasai, pasti akan ada penguasaan,” jelasnya.

Rencananya, Rusman bertolak ke Raha, Senin 1 Agustus 2016 pagi tadi dengan menumpangi kapal cepat, menghadiri pleno penetapan pasangan calon pemenang Pilkada Muna yang diselenggarakan oleh KPU sekitar pukul 15.00 Wita.

Penulis: Pandi
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...