kpk geledah rumah pribadi gubernur sultra
Suasana di luar rumah Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam saat penyidik KPK sedang melakukan penggeledahan di dalam. (KABARKENDARI/SUWARJONO)

Kabarkendari.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK melakukan penggeledahan di kantor dan rumah pribadi Gubernur Sulawesi Tenggara atau Sultra.

Di kantor gubernur, tim KPK menggeledah dua ruangan, yakni, ruangan gubernur dan ruangan biro hukum. Ada beberapa dokumen yang diamankan. Beberapa staf juga ikut dimintai keterangannya saat itu juga.

Bagaimana situasi di rumah pribadi Nur Alam? Tak ada satu pun orang yang diizinkan masuk ke rumah orang nomor satu Sultra itu. Dari balik pagar rumah, terlihat aparat keamanan berjaga-jaga di halaman rumah.

Sekitar pukul 12.00 Wita, mobil yang sering dikendarai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Sulawesi Tenggara Abdurrahman Saleh terlihat melintas di samping rumah pribadi Gubernur Sultra Nur Alam, di Kelurahan Mataiwoi Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Selasa 23 Agustus 2016.

Pantauan kabarkendari.com, mobil dengan pelat DT 3 bermerek Jeep Cherokee tidak sempat masuk ke dalam halaman rumah megah Nur Alam.[irp posts=”3133″ name=”Penyidik KPK Geledah Kantor dan Rumah Pribadi Gubernur Sultra”]

Tidak diketahui siapa yang ada dalam kendaraan dinas tersebut. Namun pastinya, mobil seharga miliaran rupiah ini merupakan kendaraan dinas Ketua DPRD Sultra.

Tidak berselang lama, di pintu samping terlihat sebuah kendaraan dinas jenis pikap dengan nomor pelat DT 9107 AP membawa bungkusan merah yang di dalamnya diduga berisikan makanan.

Masih di pintu samping rumah Nur Alam, terlihat seorang perempuan yang diduga merupakan pegawai yang bekerja di rumah tersebut terlihat panik saat seseorang membawakan tas warna merah ke dalam.

“Lewat samping cepat,” ungkapnya sembari menutup wajahnya.

Beberapa orang laki-laki lainnya, ikut lalu lalang dalam rumah.

Hingga berita ini diturunkan, mobil Ketua DPRD Sultra belum keluar dari rumah pribadi Nur Alam. Belum diketahui apakah Nur Alam berada dalam rumah atau tidak.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
EditorĀ  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...