Kota Kendari
Kota Kendari (KABARKENDARI/Suwarjono)

Kabarkendari.com – Di akhir tahun ini, realisasi anggaran Pemerintah Kota Kendari sudah mencapai 90 persen.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari, Susanti mengatakan, secara keseluruhan realisasi anggaran baru 90 persen. Namun, masih ada beberapa satuan kerja pemerintah daerah yang belum masuk laporan keuangannya.

“Sampai besok batasnya untuk memasukan laporannya. Kita pastikan semua SKPD tuntas besok,” ungkap Susanti, Kamis 29 Desember 2016.

Realisasi anggaran belum bisa 100 persen karena pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) baru ditransfer oleh pusat pada 27 Desember lalu. Namun demikian, SP2D-nya sudah mulai masuk. “Pencairan dana DAK yang masuk Rp 48 miliar,” sebutnya.

Selain keterlambatan pencairan DAK, dana reguler sebesar Rp 16 miliar belum masuk juga ke kas daerah. Akibatnya, menghambat hitungan realisasi anggaran sampai 100 persen.

“Mau 100 persen bagaimana? Sementara pencairan DAK baru dua hari lalu. Selain itu, dana reguler juga belum cair hingga saat ini,” paparnya.

Menurut Santi, hitungan serapan anggaran sampai 100 persen tergantung cepat lambatnya pencairan anggaran dari pusat. Bila tidak cepat cair, maka realisasi anggaran tidak sampai 100 persen.

Pengganti Fatmawati Faqih ini menuturkan, tidak sampainya realisasi sampai 100 adanya proses tender yang batal.

“Proses tender tidak ada yang dibatalkan. Semua aman saja,” tuturnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...