Sekretaris DPW PPP Sultra
Sekretaris DPW PPP Sultra kubu Djan Faridz, Dahris Aljadawi, (KABARKENDARI/Pandi)

Kabarkendari.com – Kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy tidak mempersoalkan langkah hukum yang akan ditempuh oleh kubu Djan Faridz yang berencana menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua DPW PPP Sultra kubu Romi, Rasyid Syawal mengatakan, pada prinsipnya mereka tidak tahu apa-apa dengan rencana gugatan Dahris Aljadawi selaku Sekretaris DPW PPP kubu Djan.

“Kalau mereka menggugat itu haknya. Sebagai PPP kubu Romi, kota tidak mempermasalahkan itu,” ungkap Rasyid Syawal, Rabu 28 September 2016.

Menurut dia, semua orang punya persepsi tentang status di PPP. Oleh kubu Romi, tidak ada lagi sengketa di partai berlambang ka’bah itu.

BACA JUGA: PPP Kubu Djan Faridz Akan Gugat KPU Bombana dan Buton Selatan

“Itu tergantung persepsi dan buktinya, KPU terima calon yang kami usung dan KPU juga kan bentukan pemerintah,” paparnya.

Rencananya, Dahris Aljadawi akan menggugat KPU Buton Selatan dan Bombana karena telah menolak calon yang diusung PPP kubu Djan Faridz.

KPU beralasan, berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM yang berhak mengajukan calon di Pilkada 2017 adalah kubu Romi.

Di Pilkada Buton Selatan, kubu Djan mengusung pasangan Faisal Laimu-Wa Ode Hasniawati. Sedangkan kubu Romi mengusung pasangan LM Agus Faisal Hidayat-La Ode Arusani.

Di Bombana, kubu Djan mengusung Tafdil-Johan dan kubu Romi mengusung Kasra Jaru Munara-Man Arfa.

“SK calon yang kami usung dikeluarkan oleh Romi. Kalau kubu yang lain saya tidak tahu,” kata Rasyid.

Anggota Komisi IV DPRD Sultra ini menuturkan, sudah tidak ada lagi konflik di internal PPP. Sebab, kemarin sudah dilakukan ialah antara kubu Romi dan Djan Faridz.

“Kalau pun masih menganggap dualisme, itu tergantung persepsi mereka,” pungkasnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...