Harga Bawang di Kendari Naik 100 Persen
Pedagang bawang di Pasar Tradisional Wuawua, Kendari, Sulawesi Tenggara. (KABARKENDARI/SUWARJONO)

KabarKendari.com – Harga bawang merah di seluruh pasar tradisional di Kendari dan sekitarnya mengalami kenaikan hingga seratus persen dari harga sebelumnya. Kondisi itu sangat dimungkinkan rentan dimanfaatkan beberapa pihak tanpa memikirkan perbuatan itu melanggar hukum, seperti tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah hukum Kepolisian Sektor Konda, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Kepala Polsek Konda, Inspektur Satu Nursaji, mengatakan ada satu kasus ditemukan bahwa warga di Kecamatan Konda yang membeli bawang merah dengan harga murah dari seseorang yang mengaku penyuplai di beberapa pasar. Rupanya, bawang merah tersebut hasil curian.

“Namanya pedagang pasti ingin mendapatkan produk murah karena untungnya besar, apalagi seperti bawang merah yang harganya sampai Rp 50 ribu per kilogramnya sementara sebelumnya harganya hanya Rp 25 ribu per kilogramnya,” kata Nursaji, Sabtu 6 Agustus 2016.

Pihak kepolisian mengharapkan kepada masyarakat tidak tergiur dengan barang-barang yang murah karena bisa jadi produk tersebut hasil dari curian. Jika hal itu terjadi maka pembelinya bisa mendapatkan sanksi hukum.

Nursaji mengungkapkan jika di wilayah hukum kerjanya masuk daftar daerah rawan jual-beli barang ilegal, seperti barang elektronik dan kendaraan roda dua.

Salah satu kasus yang saat ini masih dalam proses penyidikan pihak kepolisian yaitu kasus pencurian barang elektronik di wilayah hukum Polsek Poasia. Setelah ditelusuri rupanya barang bukti elektronik itu berasal dari Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.

Personil Polsek Konda sudah turun ke masyarakat untuk menghimbau lebih selektif dan tidak tergiur dengan barang elektronik atau kendaraan yang dijual murah.

Selain itu Nursaji menambahkan saat operasi cipta kondisi atau cipkon bulan Juli 2016 lalu, pihaknya tidak menemukan pengendara yang membawa senjata tajam. Kasus lain yang terjadi yaitu pelanggaran berlalulintas.

Ada dua kendaraan sepeda motor yang saat ini diamankan di Markas Polsek Konda karena tidak bisa menunjukan surat izin mengemudi dan surat tanda nomor kendaraan atau STNK.

“Marilah patuhi aturan yang berlaku dalam berkendaraan,” pungkasnya.

Penulis: Pandi
Editor :Gendis

Simpan

Facebook Comments
loading...