curanmor konsel
Rilis pers Kepolisian Resor Konawe selatan terkait kasus pencurian kendaraan bermotor. (KABARKENDARI/Polres Konsel)

Kabarkendari.com – Kepolisian Resor Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, Sabtu 24 September 2016, berhasil menangkap empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini meresahkan masyarakat setempat.

Keempat pelaku tersebut diketahui bernama Kadek Dwi alias Dwi, Ical Saputra alias Ical, Ardi Ludiono alias Ardi, dan Abdi Sukmawan alias Abdi. Mereka ditangkap dalam waktu yang berbeda. Berawal dari penangkapan Kadek, akhirnya komplotan pelaku ini berhasil diungkap. Usai menangkap Kadek, didapat informasi bahwa aksi pencurian motor di Konsel dilakukan secara bersama-sama.

“Awalnya beberapa hari terakhir ini kami sering menerima laporan terkait pencurian kendaraan bermotor. Kemudian kami kembangkan, mengumpulkan semua informasi, akhirnya kami berhasil menangkap tersangka Kadek yang merupakan pelaku utama,” kata Kapolres Konsel, Ajun Komisaris Besar Polisi Hendrik Widyana, kepada Kabarkendari.com, melalui pesan singkatnya, Sabtu 24 September 2016.

Menurutnya, proses pengungkapan kasus tersebut dimulai sejak Rabu 21 September 2016, penangkapan Kadek terus dikembangkan. Pada Jumat 23 September 2016, polisi berhasil meringkus tiga pelaku lainnya. Dari keterangan para pelaku diketahui bahwa motor-motor hasil curian dijual murah di wilayah yang diperkirakan tidak terjangkau oleh pemiliknya.

“Setelah dicuri, mtor-motor itu kemudian dijual ke bebrapa daerah di Konsel ini. Nah pengungkapan kasus ini juga berawal dari pembeli motor yang mencurigai gerak-gerik para pelaku,” jelasnya.

Kata Hendrik, saat ini para pelaku sudah diamankan ke dalam ruang tahanan kepolisian dan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Perwira polisi ini juga mengungkapkan, pihanya pada Satuan Reserse Kriminal Polres Konsel sementara merampungkan berkas perkara untuk dikirim ke Kejaksaan Negeri Andoolo.

Penulis : Kamarudin
EditorĀ  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...