penemuan bom di kabupaten bombana
100 botol bom siap ledak yang diamankan aparat Ditpolair Polda Sultra di Dusun Boepapa, Desa Langora Pantai, Kabaena Tengah, Kabupaten Bombana, beberapa waktu lalu. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com –Pemilik ratusan bom botol siap ledak asal Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Direktorat Polisi Perairan Kepolisian Daerah Sultra, melakukan penahanan terhadap tersangka atas nama Rustam di Rutan Klas IIA Kendari.

Menurut Kepala Sub Direktorat Penindakan Hukum, Ditpolair Polda Sultra, Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Budi, sampai saat ini hanya Rustam yang ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik terus melakukan pemeriksaan tambahan untuk menemukan bukti-bukti lain dari kasus kepemilikan bahan berbahaya itu.

“Sudah tersangka. Kami juga sudah mengumpulkan barang bukti dalam penyelidikan kasus ini. Buktinya itu berupa ratusan botol bom dan ratusan kilo gram bahan peledak jenis Amonium Nitrat,” jelas perwira polisi ini.

BACA JUGA: Polda Sultra Amankan Seratus Botol Bom Siap Ledak

Tersangka dijerat Undang-Undang Darurat. Ia terbukti menyimpan atau menguasai bom dan bahan berbahaya. Dengan demikian tersangka Rustam terancam hukuman 10 tahun penjara.

“Saat ini sementara melengkapi berkas BAP tersangka saja. Dalam waktu dekat, jika semuanya sudah tuntas kami akan kirim ke kejaksaan,” tegasnya.

Rustam ditangkap di Dusun Boepapa, Desa Lengora Pantai, Kabaena Tengah. Penangkapan ini didasari atas informasi warga terkait aktivitas Rustam. Setelah diperiksa petugas menemukan ratusan botol bom dan ratusan kilo gram bahan pembuat bom jenis amoniun nitrate yang dikuasai tersangka.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...