menghina di facebook
Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara telah memeriksa komisioner KPID Sultra berinisial AL berkaitan dengan dugaan penghinaan yang dilakukan melalui media sosial Facebook.

Kepala Sub Bidang Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Hubungan Masyarakat Polda Sultra, Komisaris Polisi Dolfi Kumaseh, mengatkan, penyidik Sub Direktorat II Ekonomi Khusus Direktorat Reserse Kriminal Khusus, sudah memeriksa AL pada pekan lalu. Namun status AL masih sebagai saksi karena kasus itu masih dalam tahap penyelidikan.

“Masih saksi, kan kasusnya masih lidik dan belum ditingkatkan ke penyidikan. Kami masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi. Tunggu saja perkembangannya,” jelasnya.

Menurut mantan Kapolsek Moramo ini, pelapor dan terlapor dalam kasus ini sudah dirampungkan. Penyidik Subdit II Eksus Ditreskrimsus Polda Sultra tinggal mengagendakan pemeriksaan saksi ahli, dari ahli bahasa dan ahli ITE karena berkaitan dengan Undang-Undang ITE.

“Kita akan periksa saksi ahli. Tujuannya untuk mendalami apakah dalam kasus itu ada unsur melawan hukum atau tidak. Kita juga akan mendalami bahasa terlapor apakah unsur penghinaan itu memang ditujukan kepada pelapor, kita penyidik tidak bisa menyimpulkan,” terangnya.

Untuk jadwal pemeriksaan saksi ahli, Dolfi mengatakan belum ditentukan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan beberapa kasus lain yang masih tersendat. Untuk itu katanya kasus itu akan dilanjutkan pada beberapa waktu kedepan.

Diberitakan sebelumnya, AL dilaporkan karena diduga menghina Kepala Sekretariat KPID Sultra, Zahra, melalui media social Facebook. AL mengeluarkan kata-kata kasar yang diduga ditujukan kepada Kepala Sekretariat KPID Sultra, Zahra.

Penulis : Kamarudin
Editor   : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...