bom bombana
Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara terus melakukan penyelidikan kasus temuan bahan baku pembuatan bom jenis Amonium Nitrate. (KABARKENDARI/KAMARUDDIN)

Kabarkendari.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara terus melakukan penyelidikan kasus temuan bahan baku pembuatan bom jenis Amonium Nitrate. Terbaru, penyidik sementara mengejar pelaku lain yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Direktur Polair Polda Sultra, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Anugrah, dalam keterangan persnya, Selasa 20 September 2016, menyampaikan, sudah ada beberapa nama yang sudah dikantongi yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Menurut Andi Anugrah, pihaknya saat ini sedang menyelidiki dan mencari tahu para pelaku itu. Dalam waktu dekat, Andi Anugrah berjanji akan mendatangkan para pelaku, sebagai orang yang bertanggung jawab dalam kasus berbahaya tersebut.

“Menurut keterangan tersangka BH, ada orang-orang yang membantunya dalam menyelundupkan bahan baku pembuatan bom jenis Amonium Nitrate di Kabupaten Bombana,” tuturnya.

Sayangnya Andi Anugrah enggan membeberkan nama-nama yang disebutnya terlibat. Katanya, hal itu adalah kepentingan penyidikan maka dirahasiakan. Kata dia, bahan baku pembuatan bom tersebut didatangkan dari Flores, Nusa Tenggara Timur.

“Ada yang membantu melakukan kejahatan ini. Tunggu saja, demi kepentingan penyidikan kita harus rahasiakan. Barangnya dari Flores, kata tersangka ada orang yang menjadi penyuplai barang berbahaya ini,” tegasnya.

Penulis : Kamarudin
Editor  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...