tka tiongkok di morosi
Menunggu pesanan, beberapa tenaga kerja asal Tiongkok di PT VDNI mengobrol di depan Kedai. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menyelidiki penyebab bentrokan yang melibatkan tenaga kerja lokal dengan tenaga kerja asing di lokasi pabrik pemurnian nikel milik PT Virtue Dragon Nikel Industri.

Saat ini Polda mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang terlibat langsung dalam insiden tersebut. Direktorat intelijen Polda Sultra, melalui Kasubbid PID Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, mengungkapkan bahwa tim Polda Sultra sudah meminta informasi kepada Polsek Bondoala. Polda berharap kasus ini bisa teratasi secepatnya dan tidak menimbulkan masalah baru.

“Tetapi kami baru mendapatkan laporan bahwa penyidik Polsek Bondoala sudah mempertemukan kedua belah pihak. Soal hasilnya kami belum tahu bagaimana. Tetapi semoga cepat selesai agar ini tidak mengarah ke isu-isu lain,” kata Dolfi.

Menurutnya, bentrokan TKA dan tenaga kerja lokal di Morosi bermula dari masalah sepele. Namun kasus itu memuncak karena kedua kubu tenaga kerja tidak bisa menahan diri.

“Semoga cepat teratasi lah, kami pertemukan keduanya dan membicarakannya baik-baik. Apalagi semuanya adalah pekerja PT Virtue,” katanya.

Salah seorang korban bernama Irwan menuding seorang pekerja asing bernama Mr. Wang telah berbuat semena-mena terhadapnya. Ia mengaku dianiaya tanpa sebab. Ia berharap polisi dapat menyelesaikan kasus ini sesuai hukum.

Bentrokan antara tenaga kerja lokal dan tenaga kerja asing PT Virtue Dragon Nikel Industri di Morosi Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, terjadi Rabu 7 Maret 2017.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...