Kabarkendari.com – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kasus kebakaran KM Lintas Samudra yang terbakar di tengah laut Selat Buton, Minggu 07 Agustus 2016 kemarin.

Bahkan kepolisian sudah memeriksa kapten KM Lintas Samudra La Naona, ABK Jamil dan La Fery.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Polda Sulawesi Tenggara Ajun Komisaris Besar Polisi Sunarto, mengatakan, penyidik dari Direktorat Polisi Perairan dibantu Kepolisian Sektor KP3 Muna sementara melakukan pemeriksaan di Kantor Kepolisian Resor Muna.

Menurutnya, belum ada yang ditetapkan tersangka dalam kasus ini karena masih dalam tahap penyelidikan.

“Sementara diperiksa. Diperiksa untuk mengetahui apakah ada kelalaian dari pihak kapal atau seperti apa. Belum ada fakta-fakta baru yang kami temukan. Semuanya masih dalam tahap penyelidikan,” kata Sunarto.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, La Naona, Jamil, dan La Feri sudah diamankan di Kantor Polres Muna, Sulawesi Tenggara, untuk memudahkan kepolisian melakukan pemeriksaan.

Dijelaskannya, polisi juga akan menyelidiki terkait izin pemuatan bahan bakar minyak atau BBM jenis bensin. “Karena berdasarkan penyelidikan lapangan tidak mempunyai izin berlayar,” ujarnya.

Sebelumnya, kapal tersebut terbakar di tengah laut Selat Buton, Sulawesi Tenggara. Mesin kapal mengeluarkan percikan api dan menyambar bensin yang dimuat oleh kapal KM Lintas Samudra. Api yang semakin membesar membuat penumpang panik dan memilih loncat ke laut. Enam orang tewas dalam kasus ini diantara ibu-ibu dan anak-anak.

Penulis : Egi
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...