Kayu Jati Ilegal
Ilustrasi Ilegal Logging. (Int)

Kabarkendari.com – Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara menggagalkan pengiriman paket kayu ilegal melalui kontainer di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, Rabu 12 Oktober 2016.

Polisi mengamankan satu buah kontainer milik PT SPIL berisikan 162 batang kayu jati yang hendak diselundupkan ke Pulau Bali. Kayu-kayu ini diduga berasal dari kawasan hutan lindung di wilayah Kabupaten Buton.

Kasub Bid PID Polda Sultra, Komisaris Polisi Dolfi Kumaseh, yang dikonfirmasi membenarkan terkait penangkapan ini. Menurutnya, anggota Sub Direktorat IV Tindak Pidana Tertentu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra yang melakukan penangkapan itu. Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan masyarakat bahwa akan ada penyelundupan kayu ilegal tanpa dokumen resmi di Pelabuhan Murhum ke Pulau Bali.

BACA JUGA: Polda Dituding “Mainkan” Kasus Illegal Logging Mantan Anggota DPRD Butur

“Setelah mendapatkan laporan ini, aggota Krimsus langsung melakukan pengecekan. Terbukti, saat mendatangi tempat kejadian di Pelabuhan Murhum, anggota menemukan satu buah kontainer berisi kayu tanpa dokumen resmi,” kata Dolfi di ruang kerjanya, Kamis 13 Oktober 2016.

Saat ini anggota Tipidter Polda Sultra sedang melakukan penyelidikan guna proses lebih lanjut. Menurut Dolfi, pihaknya sudah mengantongo identitas pemilik kayu.

“Tersangkanya masih diselidiki. Setelah ini kita akan lakukan gelar perkara penentuan tersangka. Bukti-bukti bahwa kayu tersebut illegal, sudah jelas semua,” terang Dolfi.

Untuk kasus ini, kepolisian menerapkan pasal 83, pasal 12, dan Pasal 87 Undang-Undang tindak pidana pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dan atau tindak pidana bidang kehutanan, serta Undang-Undang RI nomor 18 tahun 2013 tentang pemberantasan dan perusakan hutan.

Penulis : Kamarudin
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...