kjm
Kasra Jaru Munara. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Tokoh masyarakat di Kabupaten Bombana, Kasra Jaru Munara, mendesak Polda Sulawesi Tenggara untuk mengungkap aktor intelektual dugaan suap seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS di daerah penghasil emas itu.

“Harapan saya, polisi bersikap tegas. Kalau sudah jelas bukti hasil investigasi dan pemeriksaan maka kasus ini segera diproses berdasarkan aturan yang berlaku,” ungkap Kasra ditemui di Kendari, Minggu 14 Agustus 2016.

Kasra mengaku, langkah polisi harus secepatnya bergerak agar tidak ada kesan ditunda-tunda. Ia khawatir jika masyarakat membentuk opini buruk terhadap kinerja kepolisian di daerah ini.

“Bila ingin dituntaskan segera mungkin melakukan hal yang dianggap perlu dan tidak ditunda-tunda. Kinerja Polri akan dinilai masyarakat. Jangan sampai masyarakat bangun opini kasus ini sengaja dipetieskan,” katanya.

Adanya kasus dugaan suap CPNS Bombana ini, Kasra mengaku, banyak masyarakat yang meminta petunjuk, baik melalui short massage senter atau sms, telepon, maupun via Facebook.

“Mereka keluhkan lambannya penanganan kasus ini,” ujarnya.

Sejauh ini, Polda Sultra telah menahan Kepala Badan Kepegawaian Daerah atau BKD Pemkab Bombana dan menetapkan beberapa orang sebagai tersangka.

Namun, lanjut Kasra, proses penyelidikan tidak boleh hanya sampai di mereka saja.

“Hal ini bisa jadi celah untuk di-follow up. Setiap pemeriksaan yang ada semacam petunjuk baru maka harus ditindaklanjuti untuk mendapatkan aktor intelektualnya. Ini sudah tugas Polri,” tekannya.

Penulis: Pandi
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...