Padang Savana di Bombana tempat PT Panca Logam
Padang Savana di Bombana tempat PT Panca Logam Beroperasi. (KABARKENDARI/Suwarjono)

Kabarkendari.com – Hakim tunggal Pengadilan Negeri Kendari menolak praperadilan yang diajukan dua tersangka kasus dugaan manipulasi data hasil produksi emas PT Panca Logam Makmur (PLM).

Dua tersangka itu yakni Wakil Direktur PT PLM Rizal Fachreza dan Karyawan Accounting PT PLM Made Susastra.

“Permohonan praperadilan pemohon ditolak dan gugur,” kata hakim tunggal Glenny Jacobus Lamberth de Fretes SH MH saat membacakan eryaman escort putusan gugatan praperadilan, Senin 5 Desember 2016.

Glenny berpandangan, penolakan dilakuakan karena dalil dalam materi permohonan pemohonan sudah memasuki materi pokok perkara.

Sehingga, kata dia, penerbitan surat perintah penyidikan, penetapan tersangka hingga penahanan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara sudah sesuai prosedur.

Diketahui, Kejati eryaman sarışın escort Sultra menetapkan Made Susastra dan Rizal Fachreza sebagai tersangka setelah ditemukan sedikitnya dua alat bukti sah dalam kasus dugaan pemalsuan data hasil produksi yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 12 miliar. Keduanya resmi ditetapkan tersangka, Jumat 30 September 2016.

Pihak Kejati Sultra menyebut, telah menemukan bukti berupa perubahan laporan hasil produksi kepada perusahaan yang diteruskan kepada pemerintah Kabupaten Bombana.

Dalam kasus ini, Kejati Sultra telah menetapkan tiga tersangka yakni Made Susastra, Rizal Fachreza dan Fahlawi Mujur Saleh.

Kasus ini bermula ketika ditemukannya kejanggalan dalam laporan hasil produksi emas PT PLM kepada Pemkab Bombana. Dalam eryaman sınırsız escort laporan ditemukan hasil produksi emas PT PLM adalah 15 ton ore emas per tahun, namun laporan di Pemda diubah menjadi 10 ton ore emas per tahun.

Penulis: La Ode Kasman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...