Hidayatullah
Ketua KPU Sultra,Hidayatullah Dalam Sebuah Acara di Kendari. (KABARKENDARI/Pandi)

Kabarkendari.com – Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Tenggara, KPU Sultra, telah memerintahkan KPU Kabupaten Muna agar menyelenggarakan pleno penetapan pemenang Pemilukada Kabupaten Muna, Senin 1 Agustus 2016.

Keputusan tersebut diambil setelah KPU Sultra menggelar rapat pleno bersama KPU Kabupaten Muna. Saat pelno penetapan pemenang, KPU sultra menyarankan KPU Muna Dalam untuk mengundang Bawaslu Sultra, KPU Provinsi, partai politik, pasangan calon, pihak keamanan TNI dan Polri serta pemerintah daerah.

“Walaupun tidak dideadline oleh Mahkamah Konstitusi, KPU Muna harus segera menetapkan pasangan calon terpilih di Pilkada Muna. Semua pihak harus diundang,” terang Ketua KPU Sultra, Hidayatullah, di ruang kerjanya, Jumat 29 Juli 2016.

Setelah penetapan, sehari kemudian KPU Muna segera mengusulkan pengangkatan calon terpilih ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, DPRD Muna, untuk ditembuskan kepada Gubernur Sultra, KPU provinsi dan Bawaslu.

Hidayatullah menekankan, tidak boleh ada pihak mana pun yang mencoba menggagalkan pleno tersebut. Sebab, kata dia, penetapan Paslon terpilih merupakan bagian dari hasil putusan final dan mengikat Mahkamah Konstitusi.

“Tidak boleh ada satu pihak yang mencoba menghalanginya,” tegasnya.

Hidayatullah juga berpesan agar internal KPU Muna tetap kompak meskipun terdapat seorang komisioner yang tidak menandatangani hasil PSU jilid dua. KPU Sultra, kata Hidayatullah, akan mengklarifikasi komisioner tersebut terkait dengan sikapnya yang berbeda.

“Seorang komisioner akan kami lakukan pembinaan. Kita akan klarifikasi terkait dengan sikap yang bersangkutan. Kita akan lihat seperti apa klarifikasinya,” imbuhnya.

Penulis: Pandi
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...