Wakil Ketua DPW PKS Sultra
Wakil Ketua DPW PKS Sultra, Yaudu Salam Ajo (foto facebook.com)

Kabarkendari.com – Pemilihan kepala daerah 2017 menjadi momentum kebangkitan Partai Keadilan Sejahtera di Sulawesi Tenggara. Salah satu tolak ukurnya adalah enam Paslon yang diusung partai ini pada tujuh daerah yang menggelar Pilkada Serentak dipastikan meraih suara terbanyak. PKS menang di Kolaka Utara, Muna Barat, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah dan Kota Kendari.

“Kita minus Bombana. Tapi masih ada potensi untuk digelar PSU karena diajukan di MK. Ini bentuk rahmat dan bentuk komunikasi yang baik antara partai koalisi pendukung,” ungkap Wakil Ketua DPW PKS Sultra Yaudu Salam Ajo, Senin 6 Maret 2017.

Yaudu menyebut, kemenangan di enam daerah ini merupakan hasil yang maksimal bila dibandingkan di Pilkada 2015 lalu. Kala itu PKS Sultra hanya bisa menang di dua dari tujuh daerah.

“Ini saya kira rahmat dan sumber daya ini dikelola lebih baik untuk menyongsong situasi politik mendatang. Pada 2015 lalu, kita sempat menang dan pada akhirnya kalah juga. Dari tujuh daerah Wakatobi menang, Konut juga kita sama-sama dukung yang menang,” katanya.

Menurutnya, minimnya kemenangan pada pilkada lalu dijadikan pelajaran oleh PKS pada pilkada tahun ini.

“Itu fakta pilkada sebelumnya jadikan pelajaran pada 2017. Kita lebih banyak melihat survei dan komunikasi dengan kandidat. Ketika survei kuat dan menang maka kita diskusikan untuk pertahankan. Ada koneksi hasil survei dengan kesiapan kandidat yang kita ujung,” jelasnya.

Namun sayang, dari tujuh daerah ini, PKS hanya mampu mengantarkan satu kadernya sebagai Wakil wali Kota Kendari Sulkarnain.

“Ini peluang dan kedepan tidak menutup kemungkinan di luar kader yang diusung lagi,” tuturnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...