nasir andi baso
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Sultra, Nasir Andi Baso. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara diprediksi akan menguras anggaran ratusan miliar APBD Sultra. Kisarannya bisa mencapai kurang lebih Rp 700 miliar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Sultra Nasir Andi Baso mengatakan, anggaran Rp 700 miliar tersebut untuk mendukung kerja-kerja lembaga penyelenggara pemilihan dalam hal ini KPU dan Bawaslu serta aparat keamanan.

BACA JUGA: Anggaran Pilgub Sultra Naik 500 Persen

“KPU Sultra mengusulkan Rp 463 miliar. Itu baru KPU, belum lagi Bawaslu dan keamanan. Makanya, saya datang di sini mendengarkan masukan saja,” ungkap Nasir saat ditemui di gedung KPU Sultra dalam acara uji publik anggaran Pilgub Sultra, Selasa 18 Oktober 2016.

Dia menguraikan, bila KPU mengusulkan anggaran Rp 463 miliar untuk Pilgub Sultra, dalam waktu dekat ini juga akan masuk usulan dari Bawaslu dan Kepolisian Daerah (Polda) Sultra.

Bawaslu, kata dia, anggarannya dalam kisaran Rp 150 miliar. Belum lagi, ditambah dengan keamanan. Bila merujuk pada Pilkada 2015, pengamanan di Pilkada Muna dan Buton Utara (Butur), Polres Muna mengusulkan anggaran sebesar Rp 8 miliar. Itu pun untuk pengamanan satu putaran.

Bila dihitung secara kasar, 17 kabupaten atau kota yang menyelenggarakan Pilgub Sultra masing-masing membutuhkan anggaran Rp 4 miliar maka total biaya keamanan bisa diprediksi mencapai Rp 68 miliar.

Dengan demikian, total anggaran yang dibutuhkan pada Pilgub Sultra 2018 bisa mencapai Rp 681 miliar. Bila ada pemungutan suara ulang, bisa saja anggaran menembus angka Rp 700 miliar.

Menurut Nasir, anggaran ini sudah jelas membebani daerah, dan KPU menganggapnya wajar. Namun, seluruh usulan pasti akan dibahas terlebih dahulu bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Provinsi Sultra.

BACA JUGA: Rusda Mahmud-Sjafei Kahar Sepakat Berpasangan di Pilgub Sultra

“Kita sudah mulai akan bahas bersama TAPD. Bicara besaran, pasti membebani,”  katanya.

Saat ini, kata dia, APBD Sultra mengalami penurunan sekitar Rp 200 miliar lebih. Total APBD Sultra Tahun 2016 ini sebanyak Rp 2,6 triliun.
Sehingga, bila anggaran Pilgub dialokasikan satu kali dalam satu tahun anggaran, maka anggaran belanja publik dan pembangunan tersisa Rp 1,9 triliun. “Kami akan lihat dan evaluasi punya aturan. Kita akan bahas secara normatif,” pungkasnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...