Asriadi Askin masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bahteramas pasca dirujuk dari Rumah Sakit Bhayangkara. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Gegara terbakar cemburu melihat istrinya satu mobil dengan lelaki lain yang diketahui seorang anggota Brimob, warga Kendari, Israjab Ilham, nekat menganiaya dan melukai anggota Brimob tersebut dengan menggunakan sebilah parang, Selasa 15 November 2016 malam.

Ceritanya, oknum anggota Brimob Polda Sultra, Brigadir Kepala (Bripka) Asriadi Askin, mengendarai mobil bersama istri Irajab Ilham bernama Yeyen. Entah dari mana, mobil kemudian menepi di depan rumah Yeyen, di Jalan Bunga Seroja, Kemaraya, Kendari Barat.

Suami Yeyen, Israjab Ilham, yang kebetulan berada dalam rumah, keluar setelah melihat adegan yang membakar emosi itu. Israjab tidak keluar dengan tangan kosong tetapi membawa sebilah parang, lalu menghampiri mobil tersebut. Israjab sempat menyuruh oknum Brimob tersebut untuk keluar dari mobil.

“Tapi tiba-tiba ini Pak Israjab langsung menghantam kaca mobil menggunakan parang. Tidak lama ini juga korban keluar dari mobil dan melawan. Tapi memang sudah berdarah juga kepalanya,” kata saksi yang minta namanya jangan disebutkan oleh Kabarkendari.com, malam saat olah TKP di depan rumah Israjab Ilham.

Saat itu juga, Yeyen langsung cepat keluar dari mobil dan berusaha meminta pertolongan. Warga sekitar pun berdatangan mengamankan suasana. Beberapa warga yang melihat korban sudah dalam keadaan penuh darah kemudian mengantar korban ke Rumah Sakit Bhayangkara.

“Ada juga Ibu Yeyen di dalam mobil. Tapi kami tidak tahu apa-apa sampai bisa berkelahi begitu. Tapi mungkin saja dalam keadaan begitu pak Israjab juga ini tidak terima istrinya jalan dengan orang lain. Kan bisa saja begitu,” turur saksi lagi.

Pihak Kepolisian Resor Kendari yang mendapatkan laporan ini dibantu anggota Kepolisian Sektor Kemaraya kemudian melakukan penyelidikan. Dipimpin Kepala Unit Buser Polres Kendari Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Ben Boy, dari rumah sakit langsung mengarah ke rumah Istajab Ilham untuk menjemput Yeyen guna dimintai keterangannya.

BACA JUGA: Anggota Polda Sultra Disangkur Oknum TNI Saat Ungkap Penyelundupan BBM Ilegal

Sekitar pukul 23.00 Wita malam, tampak Yeyen keluar dari rumahnya dan memenuhi panggilan kepolisian. Dia langsung dibawa ke Polres Kendari untuk dimintai keterangannya. Yeyen langsung diterima Kepala Polres Kendari Ajun Komisaris Besar Polisi Sigid Haryadi, Wakil Kapolres Kendari Komisaris Polisi Lerry dan Kepala Satuan Reskrim Polres Kendari Ajun Komisaris Polisi Yunan HP Sirait.

Hingga saat ini kepolisian belum bisa memberikan keterangan. Sedang korban Asriadi Askin juga masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bahteramas pasca dirujuk dari Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara itu Israjab Ilham sudah diinapkan di sel tahanan Mapolres Kendari untuk dimintai pertanggung jawaban.

“Kita tunggu hasil pemeriksaan reskrim. Tapi kalau dugaan awal motifnya cemburu,” singkat Ben Boy kepada Kabarkendari.com.

Penulis : Kamarudin
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...