perampokan nasabah kendari
Kapolsek Mandonga saat menggelar kasus curanmor. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Dua orang pelaku perampokan nasabah harus gigit jari. Meski berhasil menjebol mobil korbannya, para pelaku tak menemukan duit sepeserpun. Pasalnya korban baru saja menyetorkan uangnya ke bank. Peristiwa ini terjadi Senin 29 Agustus 2016, di Jalan Bayy Pas, Kelurahan Korumba, sekira pukul 13.00 Wita.

Meski gagal mendapat uang yang menjadi sasaran, aksi kedua pelaku patut diwaspadai. Aksi para pelaku terbilang nekat lantaran dilakukan pada siang hari. Sepanjang Agustus 2016, Polsek Mandonga telah menerima sembilan laporan terkait aksi perampokan nasabah bank.

Kepala Polsek Mandonga, Komisaris Polisi Robby Topan Manusiwa, menduga jika para pelaku telah mengintai calon korbannya sejak berada di bank.

“Mereka mengintai, mana nasabah yang baru saja mengambil uang dengan jumlah besar. Rata-rata korbannya pengusaha atau bendahara yang baru keluar menarik uang,” kata mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kendari ini.

Modusnya, para pelaku menyiapkan perangkap berupa paku. Paku dibuat khusus dari tangkai payung untuk menggembosi mobil korban. Efeknya ban akan kempes secara perlahan. Biasanya korban menyadari bannya kempes setelah berjarak cukup jauh dari bank. Ketika sopir atau pemilik kendaraan memeriksa keadaan ban, saat itu pula para perampok beraksi.

“Kalau bannya sudah bocor. Pelaku biasanya mulai beraksi dengan cara memecahkan kaca mobil dan membawa kabur uang atau tidak harta benda lain. Jumlah pelakunya ada dua orang dan itu bergandengan ada eksekutor dan ada driver,” jelasnya.

Penulis : Kamarudin Egi
Editor   : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...