Kasus Tambang Ilegal Koperasi Buton Bersinar
Pimpinan Koperasi Buton Bersinar, Rustam Zumura kembali diperiksa di kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara. (KABARKENDARI/Egi)

Kabarkendari.com – Setelah ditetapkan sebagai tersangka, pimpinan Koperasi Buton Bersinar, Rustam Zumura kembali diperiksa di kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara.

Pemeriksaan terhadap Rustam Zumura dilakukan hari ini, Selasa 20 September 2016. Pada pukul 11.00 Wita. Pengusaha tambang ini memenuhi panggilan penyidik ditemani kuasa hukumnya.

Rustam Zumura diperiksa soal tindakan Koperasi Buton Bersinar yang melakukan penambangan tanpa Izin Usaha Pertabangan atau IUP di Kabupaten Buton. Hingga saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan penyidik.

Kepala Sub Bidang Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi, Polda Sultra, Komisaris Polisi Dolfi Kumaseh, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap pimpinan Koperasi Buton Bersinar. Kata Dolfi, pria bernama Rustam Zumura diperiksa sebagai tersangka kasus penambangan ilegal.

“Kita tunggu hasil pemeriksaannya. Soal bagaimana langkah penyidik selanjutnya kita tunggu hingga pemeriksaan selesai,” kata Dolfi kepada Kabarkendari.com, Selasa 20 September 2016.

Pemeriksaan terhadap tersangka Rustam Zumura, diawali oleh gelar perkara oleh penyidik. Penyidik akan melakukan gelar perkara lanjutan untuk mengungkap fakta lain apakah ada tersangka tambahan.

“Rustam Zumura diherat Pasal 158 Undang-Undang RI Nomor 04 tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, ancaman hukuman lima tahun penjara,” kata Dolfi.

Penulis : Kamarudin
EditorĀ  : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...