KPU Kota Kendari
Surat penyampaian dari KPU Kota kendari kepada tiga paslon Wali Kota Kendari mengenai uji sampel rambut di Balai Laboratorium narkoba BNN RI pada 30 September nanti. (KABARKENDARI/IST)

Kabarkendari.com – Tes narkoba bakal calon (balon) kepala daerah tiga daerah di Sulawesi Tenggara, yakni, Kota Kendari, Bombana, dan Buton Selatan, rupanya belum tuntas dan harus dilakukan tes ulang.

Alasannya teknis, sampel rambut yang akan diperiksa oleh BNN pusat tidak mencukupi dari segi jumlah. Karena itu, BNN meminta dilakukan tes ulang. Tes ulang tiga daerah ini mengakibatkan hasil tes narkoba untuk daerah lainnya yang akan menyelenggarakan Pilkada, batal diserahkan ke KPU, menunggu hasil tes tiga daerah tersebut.

“Ada kekurangan aspek teknis. Ada beberapa kabupaten yang belum bisa memenuhi kriteria dan norma yang ada. Dibutuhkan 30-50 helai rambut,” ungkap Kepala BNNP Sultra Kombes Fauzan Djamal di KPU Sultra, Rabu 28 September 2016.

Lalu, kenapa hanya tiga daerah itu yang berkurang jumlah rambutnya?

“Pengambilan sampel rambut di sini kemarin sebenarnya menurut petugas kita sudah cukup. Mungkin saat dicuci ada rambut jatuh sehingga kurang dan kalau kurang tidak bisa diperiksa,” alasnya.

BACA JUGA: Hasil Tes Narkoba Balon Kada Bombana, Kendari dan Busel Bermasalah

“Di sini kita juga ada petugas yang memeriksa. Tapi, saya tidak awasi satu persatu. Katanya petugas yang ada, sudah cukup helai rambutnya,” paparnya.

Namun, cukupnya sampel yang diambil di Kendari, belum tentu cukup untuk di BNN Pusat. “Kan ini sampel diambil di pangkal. Bisa saja kurang panjang,” tambahnya.

Biasanya, lanjut dia, rambut yang dijadikan sampel dipotong yang mendekati akarnya. Ia memperkirakan, petugasnya tidak biasa sehingga asal potong. Akibatnya, sampel yang dibawa tidak mencukupi.

“Karena tidak biasa memeriksa rambut, maka hanya motong saja. Bisa saja kesalahan teknis. Bisa juga karena gramnya,” ungkapnya.

Menurut Fauzan, BNN Pusat tangani secara keseluruhan calon khusus tes rambut. Jumlahnya mencapai 101 kabupaten atau kota dan sembilan provinsi.

Sehingga, kata dia, terjadi kekurangan aspek teknis rambut akibat banyaknya sampel rambut calon yang diperiksa.

“Di BNN Pusat kan ada prosedurnya. Dilakukan dulu pencucian rambut, setelah ditimbang dan dihitung ternyata ada kekurangan,” paparnya.

Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), sudah ada norma pemeriksaan jumlah sampel helai rambut. Untuk itu, jumlah sampel harus akurat dan dipenuhi semua calon. “Makanya, calonnya diminta datang ulang,” jelasnya.

Daftar Nama Balon Kada yang Mengikuti Tes Ulang Narkoba

1. Kota Kendari

– Adriatma Dwi Putra – Sulkarnain

– Abdul Rasak – Haris Andi Surahman

– Muhammad Zayat Kaimoeddin – Suri Syahriah Mahmud

2. Kabupaten Bombana

– Tafdil – Johan Salim

– Kasra Jaru Munara – Man Arfah

– Attikurahman – Achmad Nompa

– Muhammad Sahir – Kaharuddin

3. Kabupaten Buton Selatan

– Agus Faisal Hidayat-La Ode Arusani

– Faisal Laimu-Wa Ode Hasniawati

– Sattar-Yasin Welson

– Agus Salim-La Ode Agus

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...