multi media kendari
Rayakan ulang tahun ke-14, Multi Media Kendari tawarkan berbagai promo menarik. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Menyamar sebagai pengusaha telepon genggam, Mulyana Jaya pria asal Kota Makassar berhasil menipu pemilik toko Multimedia, penjual HP terbesar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Alhasil, 195 unit HP melayang.

Kasus ini bermula pada Sabtu 10 Desember 2016. Saat itu Mulyana menghubungi manajemen Multimedia Kendari yang diwakili Asmawati.

Saat itu pelaku mengatakan bahwa sebanyak 195 handphone yang baru saja tiba digudang Multimedia merupakan barang salah kirim.

Mulyadi meyakinkan Asmawati bahwa barang tersebut adalah miliknya yang kesasar dari Makassar. Singkat cerita, seratusan HP tersebut kemudian diberikan kepada Mulyadi.

Entah darimana Mulyadi mendapat informasi jika Multimedia Kendari baru saja menerima barang berupa handphone. Apalagi ia juga mengetahui bahwa barang tersebut masih tersimpan di gudang.

Karena curiga, manajemen Multimedia Kendari akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Kendari.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kendari, Ajun Komisaris Polisi Yunan Hotman P Sirait, membenarkan kasus penipuan ini.

“Kata terlapor, HP yang digudang Multimedia itu adalah barang salah kirim. Rencananya akan dibawah ke Makassar namun kesasar di Kendari. Olehnya itu pelapor Asmawati ini mengirim ratusan HP tersebut kembali di Makassar untuk Mulyana Jaya yang mengaku sebagai pemilik HP,” kata Yunan.

Diceritakan Yunan, awalnya memang Multimedia Kendari memesan HP sebanyak 195 unit di Jakarta. Barang-barang elektronik tersebut memang sudah sampai di Multimedia untuk selanjutnya dipasarkan.

“Makanya Asmawati ini mengikuti perintah itu. Dikirimlah kembali ke Makassar. Rupanya, setelah dicek kembali oleh pimpinan Multimedia Kendari, rupanya barang-barang itu memang punya Multimedia Kendari. Saat terlapor Mulyana Jaya dihubungi kembali nomor kontak terlapor sudah tidak aktif lagi,” jelasnya.

Akibat kejadian ini pihak Multimedia Kendari merugi hingga Rp 50 juta lebih. Kasus ini kini ditangani oleh Reskrim Polres Kendari.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...