Pemilih Ganda Kendari
Rpat Koordinasi Pembahasan DPS Pilwali Kendari, di gedung Komisi Pemilihan Umum Kota Kendari, Kamis 10 November 2016. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Pemilih ganda dalam daftar pemilih sementara Pemilihan Wali Kota Kendari dikhawatirkan memicu kecurangan. Tim pemenangan pasangan Muhammad Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud, mengklaim menemukan sebanyak 1.500 pemilih ganda di Kecamatan Puuwatu.

“Ini baru Puuwatu. Daerah lain kita masih kumpulkan datanya,” ujar Muhammad Yahya usai rapat koordinasi pembahasan DPS Pilwali Kendari, di gedung Komisi Pemilihan Umum Kota Kendari, Kamis 10 November 2016.

Ketua Tim pemenangan Zayat-Suri ini menyebut data ganda ini berkait dengan adanya kesamaan nama pemilih namun nomor induk kependudukannya (NIK) yang berbeda. Selain itu, mereka juga menemukan adanya NIK yang ganda.

“Khusus Puuwatu, kita punya 60 lembar data. Kalau kecamatan lain, kita lagi kumpulkan dan akan diserahkan ke KPU nanti untuk diverifikasi lagi,” katanya.

BACA JUGA: Haris: Kami Tak Punya Uang Lakukan Money Politic

Tidak menutup kemungkinan, kata Yahya, di sembilan kecamatan lainnya sama kasusnya dengan Kecamatan Puuwatu. Untuk itu, dia meminta kepada KPU untuk mengecek nama-nama itu dan meminta Panwaslu aktif mengawasi pemutakhiran data pemilih.

” Kalau begini modelnya data pemilih kita, maka ada potensi untuk bermain curang. Kita tidak tahu ini siapa yang lakukan ini. Panwas harus melakukan tindakan termasuk KPU juga,” katanya.

Yahya mengingatkan agar KPU dan Panwaslu Kota Kendari lebih profesional dalam pemutakhiran DPT demi menciptakan pemilu yang berintegritas dan bermartabat.

Hal yang sama disampaikan tim pemenangan Abdul Rasak-Haris Andi Surahman, Abdul Munif Untung. Menurut dia, di lapangan banyak ditemukan adanya pemilih ganda.

“Kami mendesak agar KPU untuk mengecek kembali nama-nama yang dianggap ganda itu,” tekannya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...