Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari telah menjadwalkan waktu hearing pihak Rumah Sakit Dewi Sartika, Rabu 8 Maret 2017.

Rapat dengar pendapat ini dilakukan atas aduan masyarakat yang menduga RS Dewi Sartika tidak memiliki izin pembuangan limbah cair (IPLC). Komisi III DPRD Kota Kendari juga akan turun langsung ke lapangan untuk memeriksa langsung IPLC RS Dewi Sartika.

“Yang dipersolakan itu pembuangan limbah cair yang ada di RS Dewi Sartika. Bahwa RS Dewi Sartika belum punya sarana. Nanti kita agendakan hari Rabu, Insya Allah kita akan lakukan hearing bersama pihak terkait,” terang Ketua DPRD Kota Kendari, Senin 6 Maret 2017.

Hearing, kata Samsuddin, dilakukan untuk mengetahui persoalan yang diadukan masyarakat. Jika terbukti tudak memiliki izin, dewan akan merekomendasikan kepada pihak perizinan untuk memberikan peringatan.

“Kita akan minta melakukan studi ivestigasi sejauh mana dampak yang ditimbulkan selama ini. Kalau kita sudah dapat itu, kita akan minta RS Dewi Sartika untuk membenahi masalahnya,” tegasnya.

Samsuddin menambahkan, pihaknya akan terus-terusan mengingatkan pihak rumah. Jika peringatan masih tidak dihiraukan maka akan dikenakan sansksi pembinaan.

Sementara, Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari Hj Nurhan menuturkan, pigaknya akan memeriksa kelengkapan izin RS Dewi Sartika dengan melibatkan pihak perizinan.

“Nanti kita lihat dulu masalahnya. Kita akan periksa dulu izinnya. Kami akan cek lapangan dimana dibuang limbahnya selama ini,” ujarnya.

“Jangan sampai masyarakat sekitar terkontaminasi sisa hasil operasi, darah dan obat-obatan. Diragukan jangan sampai hanya memiliki izin limbah padat namun limbah cairnya tidak ada izinnya,” pungkas Nurhan.

Penulis: La Ode Kasman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...