pt. baula petra buana
Rudi Rusmadi. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Direktur PT Virtue Dragon Nikel Internasional, Rudi Rusmadi, memastikan analisis mengenai dampak lingkungan jeti Morosi sudah beres.

Ditemui di Kendari pekan lalu, Rudi mengungkapkan baru saja membahas Amdal terminal khusus jeti Morosi dengan Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sultra.

Dari pembahasan itu, masih ada beberapa perbaikan berupa redaksi Amdal dan penilaian para pihak yang belum dimasukan.

“Tadi perbaikan saja. Hanya beberapa kata-kata dan usulan atau masukan dari para penilai yang belum dimasukan dalam Amdal,” ungkap Rudi Rusmadi.

Rudi melanjutkan, sidang Amdal akan kembali dilaksanakan pada pekan ini dalam bentuk sidang komisi. Tahapan ini, kata dia, merupakan tahapan akhir dari pembahasan Amdal jeti Morosi.

“Rencana, paling lambat akhir Januari atau Minggu pertama Februari sudah selesai amdalnya,” jelasnya.

Amdal ini, sebut Rudi, sangat penting bagi PT VDNI dalam memuluskan operasional industrinya. Amdal ini sedianya akan menjadi acuan pembangunan jeti.

Meski belum mengantongi Amdal, kata dia, proses bongkar muat di pelabuhan jeti tetap boleh dilakukan. Hal itu berdasarkan aturan pemerintah pusat bahwa di tengah pembahasan amdal, dibolehkan untuk melakukan aktivitas bongkar muat.

“Kalau nggak ada Amdal tidak bisa bangun jeti. Pada intinya sudah selesai hanya izin pembangunan belum selesai,” katanya.

Bila Amdal sudah selesai, kata dia, maka pengurusan izin di Kementerian Perhubungan juga sudah tuntas.

“Termasuk perhubungan sudah selesai, tinggal tunggu amdal saja,” pungkasnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...