Ketua KPU Buton
Ketua KPU Buton, Alimuddin. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Perpecahan dan perbedaan pendapat di internal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia atau PKPI, menjadi salah satu penyebab gagalnya pasangan Hamin-Farid Bachmid maju di Pilkada Buton 2017.

Ketua KPU Buton, Alimuddin, mengatakan pada saat masa pendaftaran 21-23 September 2016, hanya satu Paslon yang mendaftar, yakni Umar Samiun-La Bakri. Pasangan ini ikut membawa rekomendasi PKPI.

Namun setelah diverifikasi, dukungan PKPI ini tidak memenuhi syarat. Sebab yang bertandatangan dalam rekomendasi itu adalah Pelaksana Tugas Ketua Umum PKPI Hari Sabarno dan Sekretaris Jenderal Samuel Samson.

“Harusnya, yang bertandatangan dalam rekomendasi itu adalah Ketua Umum Isran Nur dan Sekjen Samuel Samson. Makanya, kami tolak. Akhirnya, Umar-Bakri hanya diusung oleh tujuh partai politik,” ungkap Alimuddin saat ditemui di KPU Sultra, Minggu 2 Oktober 2016.

Setelah dipastikan hanya satu paslon yang mendaftar, KPU kembali memperpanjang pendaftaran berdasarkan amanah PKPU. Pendaftaran lanjutan dibukan sejak 27-29 September 2016.

Di masa pendaftaran lanjutan ini, dimanfaatkan oleh H Hamin-Farid Bachmid untuk mendaftar. Pasangan ini membawa empat rekomendasi parpol dengan akumulasi 5 kursi atau 20 persen yang disyaratkan dalam Undang-undang. Yakni, PKPI 1 kursi, PDI-P 2 kursi, PPP 1 kursi dan Gerindra 1 kursi.

Namun, setelah diverifikasi dokumen syarat pencalonannya, PKPI dinilai tidak memenuhi syarat. Sebab, yang bertandatangan dalam rekomendasi yang dipegang Hamin-Farid adalah Ketua Umum Isran Nur dan Wakil Sekjen Parwansnyah.

“Akhirnya, kita juga putuskan bahwa partai pengusung PKPI ini tidal memenuhi syarat berdasarkan keputusan Kemenkumham. Sehingga, Paslon ini dianggap tidak memenuhi syarat pencalonan dan kami menolaknya,” paparnya.

KPU Buton sempat mendapatkan tekanan dari ratusan masa pendukung Hamin-Farid. Mereka terpaksa melakukan pleno di tempat lain.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
EditorĀ  : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...