Ishak ismail dan Abdul Rasak
Ishak ismail dan Abdul Rasak. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Dewan Pimpinan Pusat atau DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan disingkat PDIP akhirnya mengarahkan dukungannya kepada pasangan Ishak Ismail-Alwi Genda pada Pilwali Kendari 2017 nanti. Namun, keduanya masih diberi tugas untuk mencari partai koalisi untuk melengkapi syarat dukungan sebagaimana diatur dalam UU Pilkada.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik Dewan Pimpinan Daerah atau DPD PDIP Sulawesi Tenggara, Agus Sanaa mengatakan, keduanya diberikan tugas sejak 10 Agustus sampai 24 Agustus 2016 untuk menjajaki koalisi dengan partai lain. Pasalnya, PDIP hanya memiliki empat kursi di parlemen. Masih butuh minimal tiga kursi lagi untuk bisa melahirkan satu pasangan calon.

“Anak Lorong diberi tugas oleh DPP untuk mencari koalisi dan berpasangan dengan kader PDI-P Alwi Genda,” ungkap Agus Sanaa ditemui di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sultra, Selasa 16 Agustus 2016.

Awalnya, Ishak Ismail dengan jargon Anak Lorongnya Kendari akan dipaketkan dengan anggota DPRD Kota Kendari dari PDIP, Amarullah.  Namun, belakangan Amarullah menyatakan ketidaksiapannya untuk bertarung di Pilwali Kendari.

“Amarullah tidak mau 02, maunya 01, sementara hasil survei tidak memungkinkan untuk maju sebagai 01. Memang, PDIP sebenarnya memprioritaskan kader untuk didorong sebagai 01 dengan syarat surveinya harus realistis,” paparnya.

Karena itu, sebagai pilihan alternatif, PDIP mendorong Alwi Genda untuk mendampingi Ishak Ismail. Lagipula, kata dia, Alwi Genda yang juga Ketua DPC PDIP Kendari memiliki popularitas yang tidak diragukan lagi.

Agus menegaskan, bila hingga pada 24 Agustus 2016, Anak Lorong tidak mendapatkan partai koalisi, maka PDIP akan mengalihkan dukungan ke calon wali kota lain yang menurut kalkulasi bisa menangkan pertarungan.

“Usaha mereka sudah jalan mencari koalisi, kemarin mempertanyakan sudah sampai di mana melakukan surat tugas itu, katanya sudah mendapatkan rekomendasi partai lain,” tuturnya seraya menambahkan, Ishak saat ini tengah mendekati Partai Gerindra dan Partai Demokrat.

Namun, yang membingungkan PDIP adalah Gerindra telah menetapkan dua calon yang layak didorong ke DPP. Adalah Adriatma Dwi Putra dan Andi Musakkir Mustafa.

Sama halnya juga dengan Demokrat, Agus mendapatkan informasi bahwa partai ini telah menduetkan Muhammad Zayat Kaimoeddin dan Suri Syahria yang juga istri Ketua DPD Demokrat Sultra Muhammad Endang SA. Saat ini, tinggal dua partai yang memiliki kursi besar di dewan belum menetapkan calon untuk diusung, yakni, Gerindra dengan lima kursi dan Demokrat empat kursi.

Penulis: Pandi
Editor  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...