kemacetan jalan trans sulawesi akibat rusaknya pipa milik pdam tirta anoa kendari
Seorang warga membawa ember berisi air untuk menyirami jalan yang berdebu di lokasi pipa PDAM yang rusak, 4 September 2016. (KABARKENDARI/SUWARJONO)

Kabarkendari.com – Warga Kota Kendari, terancam tidak mendapat pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum, PDAM Tirta Anoa, selama sepekan kedepan. Hal ini dikarenakan pipa mereka mengalami kerusakan. Pipa PDAM yang melewati jalur Kelurahan Sampara, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, patah usai tertimpa tanah longsor, Sabtu 04 September 2016.

Salah seorang warga Kelurahan Sampara, Ernawati, mengatakan bahwa pihak PDAM telah mengumumkan bahwa selama sepekan kedepan aliran air PDAM akan terhenti sementara waktu. Terhitung sejak Sabtu 04 September 2016 warga kemungkinan tidak mendapat lagi pasokan air bersih dari PDAM Kota Kendari. Saat ini petugas PDAM masih melakukan perbaikan pipa.

“Tadi pegawai PDAM tutup akses masuknya air dari kali Konaweha menuju penampungan. Jadi air bersih katanya tidak mengalir selama satu minggu,” kata Ernawati.

Namun Ernawati dan warga Sampara lainnya tidak terlalu risau. Pasalnya, mayoritas warga Sampara tidak bergantung dari suplai air PDAM. Mereka mengandalkan sumur bor. Putusnya aliran air PDAM hanya akan dirasakan warga Kota Kendari yang tidak menggunakan sumur bor.

“Iya harus dimaklumi karena penghentian air bersih itu bukan karena sengaja. Ini kan masih proses perbaikan. Ini juga himbauan pihak PDAM kepada kita masyarakat Sampara tadi pagi,” ujarnya.

Kerusakan pipa PDAM Kota Kendari juga mengakibatkan kemacetan lalulintas sepanjang 3 kilometer di jalan Trans Sulawesi. Ratusan kendaraan menumpuk akibat air dari kebocoran pipa menggenangi jalan. Tanah longsor juga menyebabkan badan jalan di Kelurahan Sampara, retak dan turun hingga 1 meter.

Penulis : Kamarudin
Editor   : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...