ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Tidak terima anaknya dihina dengan dikatakan sebagai anak angkat, oknum anggota Polres Muna, bernisial LJ tega menganiaya warga di Desa Katobu, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat, Selasa 13 Juni 2017 lalu.

Peristiwa tersebut diceritakan adik korban, Wa Ode Hasina, kepada Kabarkendari.com, Kamis 15 Juni 2017 tadi. Kakaknya, WN, yang menjadi korban penganiayaan disebut telah menghina anak LJ. Mendengar informasi itu LJ kemudian mendatangi WN dan melakukan penganiayaan.

“Awalnya akibat isu, bahwa anak pelaku bukan anak kandungnya melainkan anak angkat. Tidak lama dia (LJ) langsung datang pukul kakak saya,” kata Wa Ode Hasina.

Ia menuturkan sebelum peristiwa penganiayaan ia melihat LJ sedang asyik dalam mengkonsumsi minuman keras. Ia menduga, dibawah pengaruh alkohol LJ kemudian langsung mendatangi korban WN dan dianiayi.

“Pertamanya saya liat mereka minum-minum (miras,red) di rumahnya tetangga. Kemudian ini Pak LJ datang di rumahnya orang tuaku pakai mobil dengan membawa anaknya. Terus dia ketemu kakakku dan dia aniaya,” katanya.

Menurut Wa Ode Hasina, korban dianiaya dengan cara dipukuli beberapa kali. Untungnya korban langsung menyelamatkan diri dan langsung melapor ke kantor kepolisian terdekat. Kasus ini sudah ditangani di Polres Muna dan tahap penyelidikan.

“Sudah melapor tapi belum diperiksa,” ujar Wa Ode Hasina.

Penulis: Nukman
Editor: Kamarudin

Facebook Comments
loading...