ojk sultra
Kepala OJK Sultra, Widodo. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara terus memantau realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bahkan lembaga pengawas jasa keuangan ini telah merekomendasikan beberapa bank yang mempunyai pengalaman dan rekam jejak bagus sebagai penyalur KUR di Sultra.

“Bank penyalur KUR memang ada rekomendasi dari OJK, karena OJK yang tahu track record dan pengalaman bank dalam menyalurkan kredit mikro. Sebab kalau ada bank yang ditunjuk tidak punya pengalaman tetapi menyalurkan KUR, pasti tidak akan tertangani dengan baik,” ujar Kepala OJK Sultra, Widodo, Rabu 19 Oktober 2016.

BACA JUGA: OJK: Kredit Macet di Sultra Masih Tergolong Rendah

Dia menyebut, BRI punya plafon menyalurkan KUR lebih besar dibanding bank-bank lain, karena memang BRI spesifikasinya di usaha mikro. Sementara, Bank Pembangunan Daerah atau Bank Sultra mendapatkan jatah paling rendah.

“BPD untuk mikro masih jauh bila dibandingkan dengan pengalaman BRI, sehingga kuota yang kita rekomendasikan pada BPD dalam jumlah tertentu saja. Dan jika nantinya gagal, tidak akan mengganggu kinerja BPD secara keseluruhan. Itu pertimbangan kami,” tandas Widodo.

Widodo mengungkapkan, BPD merupakan bank yang paling kecil porsinya dalam penyaluran KUR dibandingkam dengan bank lain selain BRI. Misalnya, Mandiri, BNI, dan bahkan bank swasta seperti BCA dan Danamon lebih besar porsinya.

“Penyaluran KUR sudah ada parameter dari bank itu sendiri sehingga kita merekomendasikan dari sisi masing-masing pengalaman bank dan kemampuan mengelola kredit mikro. Setelah itu kita lepas dan kemudian kita melakukan evaluasi, pemeriksaan dan hasil laporan,” ucapnya.

Masih kata Widodo, bagi masyarakat yang mengambil uang sebesar Rp 25 juta tidak harus menggunakan agunan karena yang dihitung hanya bunga, bukan nominal kredit. Sehingga jika macet tidak jadi masalah dan bank juga telah bekerja sama dengan asuransi milik pemerintah.

BACA JUGA: Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, OJK Sultra Lakukan Edukasi dan Literasi Keuangan

“Jika nantinya kreditnya macet pemerintah yang akan tanggung melalui asuransi. Bank hanya menanggung risiko 25 persen, sementara 75 persen ditanggung pemerintah melalui asuransi. KUR ada subsidi pemerintah,” katanya.

Berikut beberapa bank dan jumlah besaran KUR yang disalurkan, BRI sekitar Rp 200 miliar, BPD sekitar Rp 10 miliar, Mandiri sekitar Rp 100 miliar.

Penulis: La Ode Kasman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...