Ir. Asrun, Wali Kota Kendari
Wali Kota Kendari Asrun bersalaman usai melantik pejabat eselon II, III, dan IV lingkup pemerintah Kota Kendari, Jumat 9 September 2016. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com  – Wali Kota Kendari Asrun ikut bersimpati kepada Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam yang telah ditersangkakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK beberapa waktu lalu.

Menurut Asrun, selama ini dirinya selalu berlaku biasa saja sebagai bawahan. Dia selalu menjalin koordinasi dengan Gubernur Sultra dua periode itu dalam hal pembangunan kota.

“Apa yang berlaku di Kota Kendari saya selalu support. Dan kami tetap koordinasi tentang pembangunan di Kota Kendari,” ungkap Asrun di Kantor Wali Kota Kendari, Jumat 9 September 2016.

Soal kasus yang membelit Nur Alam hingga ditetapkan tersangka oleh lembaga antirasuah, Asrun hanya bisa berdoa agar Nur Alam bisa tabah hadapi masalahnya itu.

“Kita doakan saja semoga beliau bisa hadapi ujian seperti ini. Saya percaya, Tuhan memberikan cobaan pada manusia sesuai dengan batas kemampuannya,” katanya.

Meski begitu, Asrun tidak ingin memberikan penilaian lebih lanjut terhadap Nur Alam, termasuk prestasi pembangunannya. “Nanti masyarakat dan dewan saja yang menilai. Kalau saya, sudah begitu mi,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sultra Nur Alam telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penerbitan SK dan izin terkait sektor sumber daya alam. Nur Alam diduga menerima kick back atau komisi dari izin yang dikeluarkannya.

KPK menyebut SK yang diterbitkan Nur Alam dan menyalahi aturan yaitu SK persetujuan pencadangan wilayah pertambangan, persetujuan izin usaha pertambangan atau IUP eksplorasi, dan SK persetujuan peningkatan IUP eksplorasi menjadi IUP operasi produksi kepada PT Anugrah Harisma Barakah atau AHB.

Perusahaan tersebut, telah melakukan penambangan nikel di Kabupaten Buton dan Bombana di Sultra sejak 2009 silam.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Editor   : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...